ilustrasi keranjang belanja (unsplash.com/Jeremiah Lazo)
Bukan hanya ukurannya yang diperhatikan, lokasi penyimpanan keranjang dan troli juga sering dirancang secara strategis. Di banyak supermarket, troli besar dan keranjang beroda ditempatkan tepat di dekat pintu masuk sehingga mudah dijangkau. Sementara itu, keranjang yang lebih kecil terkadang diletakkan di area yang sedikit lebih jauh atau kurang terlihat. Akibatnya, banyak pelanggan memilih opsi yang paling mudah diambil, yaitu keranjang yang lebih besar. Pilihan yang tampaknya sepele ini dapat memengaruhi jumlah barang yang akhirnya dibeli selama berbelanja.
Jadi, keranjang belanja supermarket yang semakin besar bukanlah perubahan desain yang terjadi secara kebetulan. Ukuran yang lebih besar membantu mendorong pelanggan membeli lebih banyak barang melalui kombinasi faktor psikologis, kenyamanan, dan strategi penataan toko. Di satu sisi, keranjang besar memang memudahkan konsumen membawa lebih banyak barang. Namun, di sisi lain, desain tersebut juga menjadi alat pemasaran yang efektif untuk meningkatkan nilai transaksi. Jadi, lain kali saat mengambil keranjang belanja di supermarket, coba perhatikan ukurannya. Bisa jadi kamu memasukkan barang tambahan bukan karena benar-benar membutuhkannya, melainkan karena masih ada ruang kosong yang tersisa.