Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Merger Anak Usaha Pertamina Resmi Diinfokan ke Karyawan, Tak Ada PHK?

Kantor Pusat Pertamina di Gambir, Jakarta Pusat. (dok. Pertamina)
Kantor Pusat Pertamina di Gambir, Jakarta Pusat. (dok. Pertamina)
Intinya sih...
  • Seluruh prasyarat merger sudah siap, tanggal efektif merger belum diumumkan
  • Tiga subholding dilebur menjadi satu entitas bernama subholding downstream
  • Awalnya ditarget tuntas pada akhir 2025 untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pelayanan masyarakat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) menyatakan rencana merger PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS), sudah diinformasikan kepada karyawan.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menegaskan proses penggabungan tiga anak usaha di sektor hilir tersebut tidak disertai rencana pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurut dia, proses merger saat ini masih berjalan.

"Tadi pagi kami baru announce ke karyawan dulu. Tadi sudah dijelaskan juga oleh manajemen ke karyawan. Prinsipnya no one left behind," kata Agung di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

1. Seluruh prasyarat merger sudah siap

Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. (dok. Pertamina)
Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. (dok. Pertamina)

Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) milik negara itu belum mengumumkan tanggal efektif merger tiga anak usaha. Namun, Agung memastikan seluruh prasyarat atau condition precedents telah dipersiapkan.

"Nanti akan di-announce, tapi kami sudah siap semua condition precedents-nya," ujar Agung.

2. Ada tiga subholding dilebur jadi subholding downstream

WhatsApp Image 2025-08-13 at 2.15.02 PM (2).jpeg
Ilustrasi truk BBM Pertamina. (Dok. PPN Sumbagsel).

Merger tersebut akan melebur tiga subholding menjadi satu entitas bernama subholding downstream. Sebelumnya, Pertamina memiliki enam subholding, dan melalui proses tersebut tiga di antaranya disatukan.

"Kan tadinya ada enam subholding. Ini tiga subholding menjadi satu, subholding downstream," ujar Agung.

3. Awalnya ditarget tuntas pada akhir 2025

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono. (Dok. Humas OIKN)
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono. (Dok. Humas OIKN)

Agung sebelumnya memaparkan target penggabungan tersebut selesai pada akhir 2025. Namun, dia menekankan fokus utamanya adalah perencanaan dan implementasi teknis dari penggabungan tersebut.

Keputusan itu diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan arahan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

"Pemegang saham memang targetnya di akhir tahun 2025 ini. Tentu kita upayakan semaksimal mungkin tahapan-tahapannya seperti apa," kata Agung di JW Marriott Hotel, Jakarta, 23 September 2025 lalu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More

BNI Kucurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun untuk Dukung Program MBG

26 Jan 2026, 17:40 WIBBusiness