Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penumpang Whoosh di Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 301 Ribu

Penumpang Whoosh di Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 301 Ribu
Potret penumpang Kereta Cepat Whoosh yang hendak menaiki kereta. (dok. KCIC)
Intinya Sih
  • KCIC memprediksi jumlah penumpang Whoosh saat mudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 301 ribu orang, naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 Maret 2026 dengan lonjakan penumpang harian mendekati 25 ribu, serta peningkatan kembali pada hari kedua Lebaran.
  • Whoosh kembali beroperasi normal dengan 62 perjalanan per hari selama periode Lebaran, setelah sebelumnya sempat dikurangi menjadi 42 perjalanan karena pekerjaan infrastruktur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi volume penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran 2026 akan meningkat hingga 4 persen dibandingkan tahun lalu.

Adapun jumlahnya dari sekitar 290 ribu penumpang pada Angkutan Lebaran 2025, menjadi sekitar 301 ribu penumpang pada tahun ini.

1. Puncak mudik diprediksi jatuh pada 17 Maret

PHOTO-2026-03-15-10-09-13 2.jpeg
Potret penumpang Kereta Cepat Whoosh di ruang tunggu keberangkatan Stasiun Halim. (dok. Whoosh)

Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat berada di kisaran 23 ribu penumpang per hari, sementara pada 2026 jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.

Adapun puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada dua periode utama. Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran pada 20 Maret 2026.

Sementara itu, lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi kembali pada hari kedua Lebaran, yakni 22 Maret 2026.

Jika melihat pola pembelian pada periode Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket biasanya mulai terjadi mendekati hari keberangkatan.

Hal itu tidak terlepas dari karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit, sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk tetap melaksanakan Salat Idulfitri di kota asal terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran di kota asal.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.

“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa dikutip dari keterangan resmi, Minggu (15/3/2026).

2. Sebanyak 15 ribu tiket keberangkatan terjual untuk periode sampai 21 Maret

PHOTO-2026-03-15-10-09-13.jpeg
Potret penumpang Kereta Cepat Whoosh yang hendak menaiki kereta. (dok. KCIC)

Berdasarkan data sementara, saat ini tercatat lebih dari 25 ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026.

Dari jumlah tersebut, 18 Maret 2026 menjadi hari dengan pemesanan tertinggi sementara. Jumlah pemesanan tiket akan terus bertambah seiring semakin dekatnya tanggal keberangkatan.

3. Whoosh operasikan 62 perjalanan per hari

PHOTO-2026-01-05-18-40-11.jpeg
Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. (dok. KCIC)

Layanan kereta cepat Whoosh pun sudah kembali beroperasi normal di periode mudik Lebaran 2026, dengan jumlah perjalanan kereta mencapai 62 per hari.

Sebelumnya, jadwal perjalanan sempat disesuaikan menjadi 42 perjalanan per hari untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintas di jalur operasional kereta cepat tersebut.

Dengan normalnya operasional, jadwal keberangkatan pertama dan terakhir juga kembali seperti sebelumnya.

Dari Stasiun Halim, kereta pertama berangkat pukul 06.25 WIB dan kereta terakhir pukul 21.25 WIB.

Sementara dari Stasiun Tegalluar Summarecon, kereta pertama berangkat pukul 06.05 WIB dan kereta terakhir pukul 21.05 WIB.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More