5 Negara yang Mengalami Kenaikan Avtur, Indonesia Masuk?

Kenaikan harga avtur baru-baru ini dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak dunia
Sejumlah negara di dunia tercatat ikut memberlakukan kenaikan harga avtur dengan tingkat kenaikan berbeda sesuai kebijakan masing-masing.
Di Indonesia, Pertamina menetapkan harga avtur sekitar Rp23.551 per liter pada April 2026.
Harga avtur di pasar global mengalami kenaikan signifikan, dipicu oleh konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan di wilayah tersebut berdampak pada terganggunya pasokan minyak dunia yang kemudian mendorong harga bahan bakar, termasuk avtur, ikut melonjak. Sejumlah negara pun tercatat mengalami kenaikan harga, tak terkecuali Indonesia.
Kondisi ini menjadi perhatian banyak pihak. Terlebih, avtur sendiri menjadi salah satu komoditas penting dalam industri penerbangan. Sebagai bahan bakar utama pesawat, avtur menyumbang porsi besar dalam struktur biaya operasional maskapai. Akibatnya, lonjakan harga avtur berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat yang pada akhirnya dirasakan para pengguna jasa penerbangan.
Lalu, mana saja negara yang mengalami kenaikan avtur? Berikut ini beberapa di antaranya yang bisa diketahui.
1. Nepal

Menghadapi lonjakan biaya energi global akibat konflik kawasan Timur Tengah, Nepal mengambil langkah yang cukup mengejutkan. Pemerintah di sana menaikkan harga avtur hampir dua kali lipat dari harga sebelumnya.
Perusahaan minyak negara, Nepal Oil Corporation (NOC), mengungkap harga bahan bakar jet telah melonjak hingga 97,6 persen. Dari harga awal 127 rupee Nepal (Rp 14.559), perubahannya menjadi 251 rupee Nepal (Rp28.775) per liter.
Lonjakan harga avtur ini diperkirakan bakal mendorong naiknya harga tiket pesawat. Padahal, tak lama lagi Nepal akan menatap puncak musim wisata yang berpotensi membawa banyak pelancong untuk datang.
2. Brasil

Lalu, ada juga Brasil. Sebagai dampak lonjakan harga minyak imbas perang di Timur Tengah, Petrobras di awal April 2026 mengumumkan kenaikan harga jet fuel sebesar 54,8%.
Pada langkahnya agar tidak membebani secara frontal, Petrobras memperbolehkan distributor membayar sisa harga kenaikannya dengan cara mencicil. Jadi, distributor yang menjadi pemasok hanya menanggung sekitar 18% di April, lalu membayar sisa kenaikannya dalam enam angsuran mulai Juli 2026.
3. India

Berikutnya ada India. Negara ini juga ikut menyesuaikan harga avtur sebagai imbas perang di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.
Indian Oil Corp sebagai salah satu perusahaan penyulingan terbesar di negara itu memberi harga baru avtur menjadi 104.927 rupee. Angkanya ini naik sekitar 8,6% dari bulan sebelumnya.
4. Bangladesh

Kenaikan harga avtur juga berlaku di Bangladesh. Menurut laporan Dhaka Tribune, Bangladesh Energy Regulatory Commission (BERC) kembali mengumumkan kenaikan harga bahan bakar jet di April 2026.
Berdasarkan struktur harga yang telah direvisi, bahan bakar jet untuk penerbangan domestik kini akan dijual dengan harga Tk 227,08 (Rp31.536) per liter, naik dari harga sebelumnya yaitu Tk 202,29 (Rp28.091) per liter.
Sementara itu, untuk penerbangan internasional juga telah dinaikkan secara signifikan. Tarif per liter naik dari 1,3216 dolar AS menjadi 1,4806 dolar AS. BERC menyatakan bahwa tarif baru ini akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.
5. Indonesia

Harga avtur di Indonesia juga mengalami kenaikan sebagaimana ditetapkan PT Pertamina (Persero). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menjelaskan status avtur sebagai bahan bakar nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar.
Di Indonesia, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta per awal April 2026 berada di kisaran Rp 23.551 per liter. Tak hanya di Soetta, kenaikan harga avtur terpantau merata di puluhan titik DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) di seluruh Indonesia.
Kendati harganya naik, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut harga avtur di Indonesia masih jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.
Itulah tadi sejumlah negara yang mengalami kenaikan avtur sebagai imbas konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
FAQ seputar negara yang mengalami kenaikan avtur
| Mana saja negara yang mengalami kenaikan avtur? | Ada banyak negara yang mengalami kenaikan harga avtur. Di antaranya termasuk Nepal, Brasil, India, Bangladesh hingga Indonesia. |
| Apa harga avtur di Indonesia naik? | Ya, harga avtur di Indonesia juga mengalami kenaikan. Harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta per awal April 2026 berada di kisaran Rp23.551 per liter. |
| Apa itu avtur? | Avtur adalah singkatan dari Aviation Turbine Fuel. Avtur Ini merupakan jenis bahan bakar yang dirancang khusus untuk pesawat terbang bermesin turbin. |
| Apa dampak kenaikan harga avtur? | Ada beberapa dampak yang bisa muncul. Salah satunya mendorong naiknya harga tiket pesawat. |

















