Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pegadaian–SMBC Corporation teken MoU untuk Perkuat Pembiayaan
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis antara Pegadaian dan SMBC Corporation pada ajang INDONESIA – JAPAN STRATEGIC PARTNERSHIP FORUM. (dok. BRI)
  • Pegadaian dan SMBC Corporation menandatangani MoU di Tokyo untuk memperkuat pembiayaan inklusif, sebagai bagian dari sinergi BRI Group dalam mendorong ekonomi kerakyatan Indonesia.
  • Holding Ultra Mikro BRI Group telah menjangkau 34,5 juta debitur aktif dan mencatat pertumbuhan signifikan pada simpanan emas hingga 17,1 ton, menunjukkan penguatan ekosistem keuangan mikro nasional.
  • Melalui kerja sama ini, SMBC menyediakan fasilitas kredit dan social loans bagi Pegadaian guna mendukung pembiayaan sektor sosial serta membuka akses pendanaan luar negeri yang berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pegadaian dan SMBC Corporation untuk memperkuat kerja sama pembiayaan, termasuk penyediaan fasilitas kredit dan social loans bagi sektor berdaya guna sosial tinggi.
  • Who?
    PT Pegadaian, SMBC Corporation, disaksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat seperti Rosan Roeslani, Yoshihiro Hyakutome, Takeshi Kimoto, Henoch Munandar, dan Ferdian Timur Satyagraha.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di The Imperial Hotel Tokyo, Jepang, dalam rangkaian forum Japan–Indonesia Business Forum dan Indonesia–Japan Strategic Partnership Forum.
  • When?
    Penandatanganan dilakukan pada Senin, 30 Maret 2025, bersamaan dengan penyelenggaraan forum kemitraan strategis ekonomi Indonesia–Jepang.
  • Why?
    Kerja sama ini bertujuan memperkuat kapasitas pendanaan Pegadaian melalui akses pembiayaan global serta mendukung pemberdayaan segmen ultra mikro dan UMKM di Indonesia secara berkelanjutan.
  • How?
    Pegadaian memperoleh fasilitas kredit dari SMBC termasuk social loans sebagai langkah awal pengembangan pendanaan luar negeri (offshore loan) untuk ekspansi usaha dan peningkatan kapabilitas ESG perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk Holding Ultra Mikro (UMi) yang beranggotakan PT Pegadaian dan PNM terus memperkuat sinergi ekosistem pembiayaan inklusif sebagai upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan di Indonesia. 

Salah satunya tercermin dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis antara Pegadaian dan SMBC Corporation pada ajang INDONESIA – JAPAN STRATEGIC PARTNERSHIP FORUM yang mengusung tema “Value Co-Creation: Building the Future of Energy, Industry, and Global Supply Chains”, bertempat di The Imperial Hotel Tokyo, Jepang, pada Senin (30/03).

Forum yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, JETRO, KBRI Tokyo, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, METI Jepang, Keidanren, JCCI, dan Japinda ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi strategis Indonesia–Jepang sekaligus mengidentifikasi peluang kemitraan baru dengan memanfaatkan kerangka kerja IJEPA (Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement).

1. Upaya BRI Group memperkuat kapasitas pembiayaan

Gedung BRI. (Dok. BRI)

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya BRI Group dalam memperluas akses pendanaan, termasuk melalui skema pembiayaan global (offshore financing), guna memperkuat kapasitas pembiayaan segmen ultra mikro dan UMKM di Indonesia.

CEO BRI Group Hery Gunardi mengungkapkan, sebagai induk Holding Ultra Mikro, BRI berperan sebagai orkestrator dalam membangun ekosistem terintegrasi yang menghubungkan BRI, Pegadaian, dan PNM. “Sinergi ini tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pembiayaan, pendampingan usaha, hingga literasi keuangan,” ujarnya.

Hery juga menyampaikan bahwa kolaborasi Pegadaian dengan mitra global merupakan bagian dari strategi besar Holding Ultra Mikro untuk memperkuat struktur pendanaan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

“BRI terus mendorong sinergi dan transformasi di seluruh entitas, termasuk Pegadaian, agar mampu memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendanaan, sekaligus memberikan multiplier effect yang lebih luas bagi pemberdayaan segmen ultra mikro dan UMKM,” ujarnya.

2. Capaian Holding UMi

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah melayani 22,7 juta perempuan prasejahtera yang tersebar di 6.165 kecamatan di Indonesia. (Dok. PNM)

Tercatat, hingga akhir Desember 2025, Holding Ultra Mikro BRI Group telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif, dengan total lebih dari 187 juta rekening simpanan mikro. Pada periode yang sama, ekosistem Holding UMi ini juga mencatat capaian signifikan, di mana sebanyak 1,4 juta debitur PNM berhasil naik kelas. 

Selain itu, layanan bullion dan aplikasi digital Tring dari Pegadaian juga turut memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional, di mana hingga akhir Desember 2025 total simpanan emas dalam ekosistem ultra mikro BRI Group mencapai 17,1 ton atau tumbuh 65,5 persen YoY. 

Kerja sama Pegadaian dan SMBC merupakan bagian dari penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang, sekaligus mendukung nawacita dan agenda pembangunan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam perluasan akses keuangan yang berkelanjutan dan penguatan ekosistem industri keuangan nasional.

Sebagai bagian dari bullion ecosystem di Indonesia, Pegadaian menempatkan kolaborasi dengan mitra global seperti SMBC Group sebagai bagian dari transformasi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas pendanaan, kapabilitas ESG, dan daya saing di tingkat regional, sejalan dengan program Asta Cita pemerintah.

3. Kolaborasi strategis Pegadaian dan SMBC

ilustrasi Pegadaian (dok. Pegadaian)

Penandatanganan MoU antara Pegadaian dan SMBC dilakukan pada rangkaian acara Japan – Indonesia Business Forum dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, CEO Danantara Rosan Roeslani, Deputy President and Representative Executive Officer Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc, Yoshihiro Hyakutome, SMBC Group Takeshi Kimoto, Henoch Munandar selaku Direktur Utama PT Bank SMBC Indonesia dan juga Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha.

Melalui MoU ini, Pegadaian dan SMBC menyepakati kolaborasi strategis yang mencakup penyediaan fasilitas kredit oleh SMBC kepada Pegadaian, termasuk fasilitas tematik dalam bentuk social loans untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor berdaya guna sosial tinggi. Fasilitas ini juga menjadi pijakan awal bagi Pegadaian dalam mengembangkan akses pendanaan luar negeri (offshore loan) guna mendukung ekspansi usaha perseroan secara berkelanjutan. (WEB)

Editorial Team