Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pelindo Bakal Pangkas 17 Anak Usaha, Sisakan 24 Entitas

2 min read
Pelindo Bakal Pangkas 17 Anak Usaha, Sisakan 24 Entitas
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria bertemu dengan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. (Dok. BP BUMN)
  • Pelindo akan memangkas 17 anak usaha pada 2026, sehingga total entitas grup turun dari 41 menjadi 24.

  • Transformasi jangka panjang dimulai dengan penyederhanaan entitas, lalu dilanjutkan penataan model bisnis agar lebih tepat.

  • Sebanyak 11 aksi korporasi telah selesai, enam ditargetkan rampung akhir 2026 melalui merger, konsolidasi, divestasi, atau likuidasi; Pelindo juga beralih ke active management.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan memangkas 17 anak usaha tahun ini.

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan dengan konsolidasi (streamlining) itu, maka jumlah entitas usaha grup Pelindo hanya tersisa 24 entitas, dari sebelumnya 41.

  1. 1. Penataan model bisnis dilakukan

    Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.
    Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (Dok. BP BUMN)

    Dony mengatakan, transformasi Pelindo masih akan berlangsung dalam jangka panjang dan diawali dengan penyederhanaan struktur entitas, sebelum dilanjutkan dengan penataan model bisnis.

    "Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, habis itu baru kami masuk ke proses menata model bisnis menjadi benar," ujar Dony dikutip dari keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).

  2. 2. Pemangkasan dilakukan dengan likuidasi hingga merger

    Pelindo Tower atau kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo. (dok. Pelindo)
    Pelindo Tower atau kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo. (dok. Pelindo)

    Dari 17 entitas yang masuk dalam program penataan, sebanyak 11 telah menyelesaikan aksi korporasi, sementara enam lainnya ditargetkan selesai hingga 31 Desember 2026.

    Pemangkasan itu dilakukan melalui berbagai skema, antara lain merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi.

  3. 3. Pembagian unit bisnis lebih jelas

    Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang di dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 (Dok. IDN Times)
    Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang di dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 (Dok. IDN Times)

    Selain penyederhanaan jumlah entitas, Pelindo juga melakukan perubahan model parenting dari strategic holding menuju active management.

    Melalui model tersebut, Pelindo akan mengambil peran lebih langsung dalam pengelolaan kegiatan operasional utama, dengan pembagian peran yang lebih jelas antara holding, regional, service line, dan entitas usaha.

    Dony menilai transformasi tersebut dapat dilakukan secara lebih terintegrasi melalui konsolidasi di bawah Danantara.

    "Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan," kata Dony.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More