Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Pertamina (Pertamina), Nicke Widyawati curhat ke Komisi VI DPR RI soal tingginya selisih harga keekonomian dan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual pihaknya.
Harga BBM saat ini memang tengah tinggi-tingginya akibat konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina sejak akhir Februari lalu. Hal itu membuat subsidi buat Pertamina menjadi Rp71,8 triliun dan kompensasi menjadi Rp234 triliun.
"Intinya kalau kita melihat harga keekonomian dengan peningkatan harga minyak dan gas ini juga meningkat tajam," ucap Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (6/7/2022).
