Jakarta, IDN Times — PT Pertamina (Persero) dan SLB telah sepakat untuk menjajaki peluang penguatan kolaborasi dalam teknologi minyak dan gas bumi hulu, digitalisasi, dan solusi rendah karbon. Kesempatan ini dilakukan bersamaan dengan momentum kunjungan kenegaraan dan keterlibatan bilateral antara pemerintah Indonesia dan Prancis.
Kunjungan Negara, Pertamina dan SLB Berkolaborasi dalam Bidang Energi

1. Fokus area kerja sama
Kolaborasi ini berfokus pada penjajakan bersama atas potensi area kerja sama dalam studi bawah permukaan, perekahan multitahap (multistage fracturing/MSF), sumber daya nonkonvensional, peningkatan perolehan minyak (enhanced oil recovery/EOR), efisiensi operasional, penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS), pengembangan panas bumi, serta penerapan kecerdasan buatan (AI) dan analitik untuk mendukung optimasi operasional.
2. Peranan penting kolaborasi teknologi global
Wakil Direktur Utama & Deputy CEO PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menyampaikan bahwa kolaborasi teknologi memegang peranan penting dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung transformasi sektor energi nasional.
"Pertamina terus memperkuat kemitraan dengan pemain teknologi global untuk mendorong inovasi yang dapat meningkatkan kinerja operasional, mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi, serta mempercepat pengembangan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujar Oki pada keterangannya, (9/6).
3. Komitmen kolaborasi
Kedua organisasi menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperdalam kolaborasi ini. Prioritas-prioritas yang telah disepakati juga diterjemahkan menjadi program-program konkret yang mendukung ketahanan energi dan tujuan transisi energi Indonesia. (WEB)