ilustrasi tes bahasa Inggris (Pexels/ Markus Winkler)
Sementara itu, Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menjelaskan dalam proses seleksi, peserta mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris menggunakan standar TOEIC yang mengukur kemampuan listening dan reading.
Selain itu, mereka juga menjalani psikotes untuk mengukur aspek kognitif, sikap kerja, dan kepribadian.
Peserta juga mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) yang terdiri dari TPA General dan TPA Teknis. TPA General menguji kemampuan penalaran, literasi bahasa, dan matematika, sementara TPA Teknis berfokus pada pengetahuan bidang kelautan dan perkapalan.
“Menjadi pelaut di armada Pertamina bukan sekadar soal teknis berlayar melainkan akan menghadapi tantangan nyata di lautan yang membutuhkan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan tinggi dan berlayar di laut internasional yang akan membutuhkan koordinasi lintas negara,” kata dia