Antrean sepeda motor di SPBU Pertamina (iStock/Anzz Media)
Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan utama dalam pengelolaan impurities. Pertama, menjaga fleksibilitas operasi kilang melalui seleksi dan pencampuran minyak mentah menggunakan Crude Acceptance Matrix (CAM) dan blending, sehingga minyak mentah dengan kandungan zat pengotor tinggi tetap dapat diolah secara aman.
Tahap kedua dilakukan melalui proses pre-treatment dan chemical treatment untuk menurunkan kadar air, garam, sulfur, nitrogen, serta logam. Proses tersebut didukung teknologi desalter, hydrotreating, dan injeksi bahan kimia antikorosi.
"Selanjutnya, tahap asset integrity and reliability diterapkan guna memastikan kilang beroperasi secara aman dan andal melalui penggunaan material tahan korosi, inspeksi berkala, serta pemeliharaan rutin," jelasnya.