Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PLN IP Cetak Kinerja Moncer, Penjualan Listrik Capai 109 Persen
PT PLN (Persero) itu mencatat penjualan tenaga listrik mencapai 82,17 terawatt hour (TWh) atau 109% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025. (Dok/Istimewa).
  • PLN Indonesia Power mencatat penjualan listrik 82,17 TWh atau 109 persen dari target RKAP 2025, menunjukkan kinerja operasional yang melampaui ekspektasi dan memperkuat pasokan listrik nasional.
  • Keberhasilan tersebut didorong strategi peningkatan keandalan pembangkit, penyelesaian proyek strategis tepat waktu, serta pertumbuhan bisnis beyond kWh yang mencapai 156 persen dari target RKAP.
  • Capaian tahun 2025 menjadi modal penting bagi PLN Indonesia Power untuk memperkuat kontribusi terhadap kinerja PLN dan mendukung percepatan transisi energi nasional secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN Indonesia Power membukukan kinerja operasional di atas target sepanjang 2025. Subholding pembangkitan PT PLN (Persero) itu mencatat penjualan tenaga listrik mencapai 82,17 terawatt hour (TWh) atau 109 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN Indonesia Power bersama PT PLN (Persero) yang digelar pada Senin (29/6). Perseroan menilai kinerja tersebut menjadi salah satu penopang pencapaian PLN sekaligus memperkuat pasokan listrik nasional.

1. PLN IP memiliki peran strategis untuk mendukung pencapaian target perusahaan induk

Petugas PLN IP memastikan pasokan listrik di Karimunjawa terjaga dengan baik. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto mengatakan, PLN Indonesia Power memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target perusahaan induk. Karena itu, seluruh program yang telah ditetapkan dalam RKAP maupun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) harus dijalankan secara disiplin dan tepat waktu.

"PLN Indonesia Power harus memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dieksekusi secara disiplin, terukur, dan tepat waktu. Dengan komitmen yang kuat, sinergi seluruh insan perusahaan, serta fokus pada operational excellence dan agenda transformasi, saya meyakini target RKAP dan program strategis dalam RUPTL dapat tercapai secara optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, dan masyarakat," ujar Yusuf dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Selain melampaui target penjualan listrik, PLN Indonesia Power juga mencatat Equivalent Availability Factor (EAF) pembangkit non-PLTU sebesar 93,18 persen, lebih tinggi dibanding target RKAP sebesar 90,52 persen. Tingkat kesiapan pembangkit tersebut mencerminkan keandalan operasional perusahaan dalam menjaga pasokan listrik.

Dari sisi pengembangan kapasitas, perseroan berhasil menambah kapasitas pembangkit baru sebesar 2.060 megawatt (MW) sepanjang 2025. Perusahaan juga mengoperasikan tiga unit pembangkit baru yang menjadi bagian dari proyek strategis ketenagalistrikan.

Tak hanya mengandalkan bisnis pembangkitan, PLN Indonesia Power juga mencatat pertumbuhan pada bisnis di luar penjualan listrik atau beyond kWh. Realisasi bisnis tersebut mencapai 156 persen dari target RKAP, ditopang oleh peningkatan layanan operation and maintenance (O&M) serta maintenance, repair, and overhaul (MRO) jasa kelistrikan.

Di bidang lingkungan, perusahaan memperoleh 54 penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari pemerintah. Raihan tersebut terdiri atas 7 PROPER Emas, 22 PROPER Hijau, dan 25 PROPER Biru, yang mencerminkan kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan implementasi prinsip keberlanjutan.

2. Keberhasilan lampaui target RKAP jadi hasil implementasi strategi bisnis peningkatan keandalan pembangkit

Foto udara penampakan PLTS PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, keberhasilan melampaui berbagai target RKAP merupakan hasil dari implementasi strategi bisnis yang berorientasi pada peningkatan keandalan pembangkit, penyelesaian proyek strategis, serta efisiensi operasional.

Ia menyebut, selain mencatatkan pertumbuhan penjualan listrik, perusahaan juga berhasil menjaga penyelesaian proyek pembangkit sesuai target dan membukukan kinerja keuangan yang positif.

"Sepanjang tahun 2025, PLN Indonesia Power berhasil membukukan kinerja yang melampaui target RKAP pada berbagai indikator utama. Capaian penjualan tenaga listrik, penyelesaian proyek pembangkit strategis, serta kinerja keuangan yang solid menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan kinerja terbaik bagi pemegang saham," ujar Bernadus.

Ke depan, PLN Indonesia Power akan memfokuskan strategi pada peningkatan keandalan pembangkit, percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), penguatan bisnis beyond kWh, serta transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional. Perseroan juga akan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek yang masuk dalam RUPTL sebagai bagian dari upaya mendukung target transisi energi dan ketahanan pasokan listrik nasional.

3. Capaian 2025 jadi modal penting tingkatkan kontribusi terhadap kinerja PLN

Ilustrasi pengembangan PLTS. (Dok istimewa)

Sementara itu, Komisaris Utama PLN Indonesia Power Arief Budiman menambahkan, Dewan Komisaris akan terus mengawal pelaksanaan transformasi perusahaan agar berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang.

Menurut Arief, capaian sepanjang 2025 menjadi modal penting bagi perseroan untuk meningkatkan kontribusinya terhadap kinerja PLN di tengah meningkatnya kebutuhan listrik nasional dan percepatan transisi energi.

Editorial Team

Related Article