PLN IP Dorong Solar PV dan Bisnis Beyond kWh

- PLN Indonesia Power menandatangani perjanjian ERPA dengan DevvStream Inc. untuk mengembangkan solusi energi bersih berbasis Solar PV dalam portofolio beyond kWh.
- Kerja sama ini memungkinkan integrasi PLTS off-grid dengan skema monetisasi karbon global, menghasilkan sertifikat penurunan emisi yang akan dipasarkan secara internasional.
- Inisiatif ini memperkuat transformasi bisnis berkelanjutan PLN IP dan membuka peluang ekonomi baru melalui pasar karbon global serta pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat langkah transformasi bisnisnya dengan menandatangani Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) bersama DevvStream Inc.
Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan solusi energi bersih berbasis Solar PV solution dalam portofolio beyond kWh, yang ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta, dan CEO DevvStream Corp.
1. Integrasi Solar PV Off-Grid dan Monetisasi Karbon Internasional

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta mengatakan kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi PLN IP dalam mengintegrasikan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan skema monetisasi karbon global.
Proyek PLTS yang dikembangkan merupakan PLTS off-grid untuk kebutuhan sendiri (self-consumption), sehingga tidak terhubung ke jaringan listrik utama, sekaligus tetap sesuai dengan ketentuan di sektor lingkungan hidup dan pasar karbon.
"Melalui skema ini, PLN IP akan menghasilkan sertifikat penurunan emisi (Verified Emission Reduction / VER) dari proyek-proyek PLTS di berbagai lokasi di Indonesia. Sertifikat ini kemudian akan dipasarkan secara global melalui DevvStream sebagai mitra strategis," ungkapnya.
2. Strategi PLN IP kembangkan model bisnis secara berkelanjutan

Ia menekankan langkah ini merupakan bagian dari strategi PLN Indonesia Power untuk mengembangkan model bisnis yang lebih berkelanjutan.
“Pengembangan Solar PV solution off-grid ini adalah inovasi kami dalam menghadirkan energi bersih sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Langkah ini menjadi bukti nyata transformasi perusahaan menuju model bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah,” ujar Bernardus.
Konsep beyond kWh yang diusung PLN IP tidak hanya fokus pada penjualan listrik, tetapi juga mencakup layanan energi terintegrasi, termasuk penyediaan pembangkit energi terbarukan, pengelolaan emisi karbon, serta optimalisasi aset energi pelanggan.
Dalam implementasinya, proyek PLTS off-grid ini dirancang untuk mendukung kebutuhan energi pelanggan secara mandiri, meningkatkan efisiensi energi, dan memberikan kontribusi langsung terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca tanpa mengganggu sistem kelistrikan eksisting.
3. Kolaborasi PLN IP & DevvStream Buka Peluang Besar Pasar Karbon Global

CEO DevvStream Inc., Sunny Trinh, menekankan bahwa kolaborasi ini membuka peluang besar bagi pengembangan proyek karbon berbasis energi terbarukan dari Indonesia.
“Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global,” ujar Sunny.
Selain mendukung agenda dekarbonisasi nasional, kerja sama ini memperkuat posisi PLN IP sebagai pelopor solusi energi berbasis pelanggan (customer-centric energy solutions) di Indonesia.
Ke depan, PLN IP akan terus memperluas implementasi Solar PV solution sebagai bagian dari strategi energy transition, sekaligus mengoptimalkan peluang dari pasar karbon untuk menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan.







![[QUIZ] Tebak Nama Mata Uang dari Berbagai Negara, Yakin Jago?](https://image.idntimes.com/post/20241107/live-richer-ryq-gmdshhe-unsplash-fb4c605abf3a13e72dd29773febae8af.jpg)


![[QUIZ] Cari Tahu di Umur Berapa Kamu Akan Punya Uang Rp100 Juta Lewat Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20241011/vitaly-taranov-ocrpjce6gpk-unsplash-2d56ee26a574eaf2b00cefe4e3b89b72.jpg)







