Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PPA Gelontorkan 2 Ton Bantuan Pangan Dasar buat Korban Gempa NTT
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA menyalurkan bantuan logistik sebanyak dua ton untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). (dok. PPA)
  • PPA menyalurkan dua ton bantuan pangan dasar bagi warga terdampak gempa NTT melalui program TJSL pilar Tanggap Darurat Bencana Alam.
  • Bantuan dikirim dalam dua tahap, 19 dan 22 Agustus 2026, mencakup beras, mi instan, lauk kaleng, minyak, telur, susu, air minum, serta ransum relawan.
  • PPA berkolaborasi dengan BNPB dan IKATEK UNHAS agar distribusi bantuan cepat, efektif, dan tepat sasaran bagi kebutuhan korban di lokasi bencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA menyalurkan bantuan logistik sebanyak dua ton untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran bantuan pangan dasar adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan pada pilar Tanggap Darurat Bencana Alam.

1. Bantuan logistik dua ton dikirim secara bertahap

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA menyalurkan bantuan logistik sebanyak dua ton untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). (dok. PPA)

Penyaluran bantuan logistik pangan ini terbagi dalam dua tahap pengiriman. Tahap pertama pada 19 Agustus 2026, PPA mengirimkan satu ton bantuan pangan dasar sebanyak 196 koli.

Paket bantuan ini berisi beras, mi instan, kornet, dan sarden yang diserahkan melalui Posko Penerimaan Bantuan Logistik BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma.

Lalu, tahap kedua pada 22 Agustus 2026 lalu, PPA mengirim bantuan pangan dasar seberat 1 ton yang mencakup beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu UHT, susu bubuk, air minum, pasokan kelistrikan operasional, hingga paket ransum untuk relawan di lapangan.

2. Penyaluran melibatkan BNPB hingga relawan kampus

Visual wilayah terdampak gempa M7.7 NTT dari udara diambil pada Jumat (21/8). (Dok. BNPB)

Agar distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran, PPA berkolaborasi dengan pihak pemangku kepentingan, yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK UNHAS).

Direktur Utama PPA, M. Teguh Wirahadikusumah mengatakan hal itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan korban gempa dapat segera terpenuhi di lokasi bencana.

"Kami bergerak cepat merespons bencana gempa di NTT karena kebutuhan dasar masyarakat terdampak tidak bisa menunggu. Kolaborasi dengan BNPB dan IKATEK UNHAS memungkinkan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran," ujar Teguh dikutip Selasa, (1/9/2026).

3. Pastikan bantuan dari program TJSL tepat sasaran

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) melaksanakan program mengajar dan penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak marjinal di Jabodetabek. (dok. PPA)

Selain bantuan bencana gempa NTT, program TJSL PPA juga mencakup aksi donor darah bersama RSCM, program mengajar dan penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak marjinal di Jabodetabek, serta pelatihan penulisan aksara Jawa di lingkungan pesantren Jawa Timur.

Teguh mengatakan, dalam setiap penyalurannya, dilakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan program dapat menjangkau penerima manfaat secara langsung dan tepat sasaran.

 “Kami percaya bahwa kontribusi sosial yang bermakna lahir dari kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen perusahaan. Ke depan, PPA akan terus memperkuat program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat, merespons kebutuhan mendesak, dan mendukung pelestarian nilai-nilai budaya bangsa,” ucap Teguh.

Curated For You

Editorial Team

Related Article