Produsen Laptop Axioo Resmi IPO, Raup Dana Rp145,617 Miliar

Jakarta, IDN Times - PT Tera Data Indonusa Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (20/7/2022). Tera Data Indonusa menjadi perusahaan ke-27 yang tercatat di BEI sepanjang tahun ini.
Perusahaan bergerak di bidang perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer tersebut tercatat di BEI dengan kode emiten AXIO.
"Di dalam penawaran umum perdana saham atau Intitial Public Offering (IPO), AXIO melepas sejumlah 1.040.126.500 saham kepada publik dengan nominal Rp25 per saham," kata Direktur Utama AXIO, Michael Sugiarto dalam pernyataan resmi yang diterima IDN Times.
1. AXIO raup dana segar Rp145 miliar lebih

Adapun besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 17,81 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Di sisi lain, dalam IPO ini AXIO meraup dana segar hingga mencapai Rp145,617 miliar. Dengan demikian, harga IPO produsen laptop merek Axioo tersebut sebesar Rp140 per saham.
Investor pun diklaim cukup antusias dalam membeli saham AXIO dan membuatnya mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed.
"Investor sangat antusias menyambut saham AXIO. Hal itu terlihat dari tingginya minat selama masa penawaran, sehingga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 78 kali," kata Michael.
2. Penggunaan dana IPO
Michael pun menjelaskan tujuan penggunaan dana IPO yang didapat oleh AXIO. Sebesar 90 persen bakal digunakan untuk modal kerja atau working capital.
"Untuk menunjang peningkatan penjualan perseroan berupa keperluan pembelian bahan baku komponen dan suku cadang produk Perseroan yang meliputi LCD, motherboard, SSD, RAM, dan lainnya," ujarnya.
Selain itu, dana IPO juga akan digunakan untuk pembiayaan piutang usaha, peningkatan kualitas Human Capital Development melalui pengembangan melalui pelatihan internal maupun eksternal serta pengembangan channel distribusi melalui tenaga pemasaran dan perluasan cakupan service centre pada area pemasaran perseroan.
Adapun sisa 10 persennya bakal digunakan AXIO untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).
"Antara lain untuk perluasan area gudang dan produksi yang berlokasi di pabrik perseroan saat ini dan pembelian peralatan pendukung produksi berupa conveyor line, forklift, racking management, serta mesin berupa Surface Mounting Technology (SMT) untuk keperluan produksi motherboard dan alat pendukung pengembangan berupa alat tes hasil produksi (Quality Control Kit)," papar Michael.
3. Kinerja keuangan AXIO tumbuh positif
Sementara itu, Michael juga turut memaparkan kinerja keuangan AXIO yang diklaim tumbuh positif secara konsisten.
Pada kinerja tahunan 2021, AXIO berhasil membukukan kenaikan laba bruto sebsar 400 persen menjadi Rp264 miliar. Hal itu berdampak pada laba bersih tahun berjalan yang juga mengalami kenaikan sebesar 1.056 persen year on year (yoy) menjadi Rp135 miliar.
"Pada tahun 2020 dan 2021, terjadi peningkatan permintaan akan produk Teknologi Informasi (TI), khususnya notebook dan laptop. Kondisi ini turut meningkatkan bisnis notebook dan laptop AXIO di Indonesia karena adanya new normal, dampak dari COVID-19," tutur Michael.



















