Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan Pengusaha Amerika Serikat (AS), Raymond Thomas Dalio, di Istana Merdeka (dok. Sekretariat Presiden)
Sebelumnya pada Maret tahun lalu, CT bersama dengan sederet pengusaha kelas kakap dipanggil ke Istana. Para pengusaha diundang untuk membahas Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), dan sebagainya.
Nama taipan lain yang juga diundang selama dua hari berturut kala itu, di antara bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma (Aguan); bos Salim Group, Anthoni Salim; bos Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja; bos Barito Pacific, Prajogo Pangestu; bos Artha Graha, Tomy Winata; dan bos Lippo Group, James Riady. Hadir juga bos Adaro, Garibaldi Thohir alias Boy Thohir; bos Bakrie Group, sekaligus Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie; dan bos Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
CT saat itu mengaku para taipan sempat berbincang dengan investor ternama dari Amerika Serikat (AS), Ray Dalio yang kini menjadi Chief Investment Officer dari hedge fund terbesar di dunia, Bridgewater Associates. Dalio pun sudah resmi menjadi Dewan Penasihat Danantara.
"Jadi tadi ada tamu, Ray, sharing knowledge, bagaimana membangun ekonomi yang baik di Indonesia, dilanjutkan dengan diskusi," ucap CT pada Jumat, (7/3/2025).