Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Eddy Triono, Penyuluh Pajak Ahli Madya di DJP Pusat
Penyuluh Pajak Ahli Madya DJP, Eddy Triono. (Dok/Istimewa).
  • Eddy Triono, Penyuluh Pajak Ahli Madya DJP, akan menjadi narasumber di Indonesia Summit 2026 dengan sesi 'Leap Lab Coretax A-Z' yang membahas implementasi dan optimalisasi sistem Coretax.
  • Berpengalaman hampir dua dekade di DJP, Eddy meniti karier dari KP2KP Merauke hingga menjabat Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya dengan latar pendidikan perpajakan dari STAN dan UI.
  • Indonesia Summit 2026 mengusung tema 'The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age', menghadirkan diskusi tentang integrasi AI dalam pembangunan nasional bagi generasi Millennial dan Gen Z.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada Pak Eddy, orang pajak yang pintar banget dan sudah kerja lama di banyak tempat. Sekarang dia mau ngomong di acara besar di Jakarta namanya Indonesia Summit 2026. Di sana dia cerita soal Coretax, biar orang tahu cara pakai yang benar. Acara itu juga bahas tentang teknologi dan anak muda bisa ikut belajar juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Penyuluh Pajak Ahli Madya Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Eddy Triono, akan menjadi salah satu narasumber dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar di Hotel Tribrata, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Eddy akan mengisi sesi bertajuk "Leap Lab Coretax A-Z: Mistakes, Myths, and Mastery", yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai implementasi sistem Coretax, mulai dari kesalahan yang kerap terjadi, hingga strategi mengoptimalkan pemanfaatan sistem tersebut.

1. Menempuh pendidikan di STAN

ilustrasi pajak (IDN Times/Aditya Pratama)

Eddy Triono menjadi salah satu sosok yang cukup berpengalaman di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, 5 Juli 1975 itu telah mengabdikan diri di institusi perpajakan selama hampir dua dekade dengan berbagai penugasan di sejumlah wilayah Indonesia.

Eddy Triono menempuh pendidikan perpajakan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Ia menyelesaikan program Diploma III STAN pada 1996, kemudian melanjutkan pendidikan Diploma IV STAN dan lulus pada 2001. Untuk memperkuat kompetensinya di bidang kebijakan publik, Eddy meraih gelar Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia pada 2007.

2. Awal mula karier Eddy di DJP

ilustrasi pembayaran pajak motor (IDN Times/Arief Rahmat)

Karier Eddy di DJP dimulai sebagai Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Merauke pada periode 2006–2008. Setelah itu, ia dipercaya menjabat Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi (PDI) di KPP Pratama Semarang Tengah Dua pada 2008–2011.

Pengalamannya di bidang pengawasan perpajakan terus bertambah ketika bertugas sebagai Kepala Seksi Bimbingan Pengawasan di Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I pada 2011–2015. Selanjutnya, Eddy menjabat Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi I di KPP Pratama Jakarta Kebon Jeruk Dua pada 2015–2018.

Pada 2018, ia kembali dipercaya menangani fungsi pengawasan dan konsultasi sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi III di KPP Pratama Cilacap hingga 2021. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya di KPP Wajib Pajak Besar Dua pada periode 2021–2025.

3. Eddy mulai mengemban tugas sebagai Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya sejak Juni 2025

Sejak 20 Juni 2025, Eddy mengemban tugas baru sebagai Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya pada Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP.

Dengan latar belakang pendidikan perpajakan yang kuat serta pengalaman lintas wilayah dan fungsi, Eddy menjadi salah satu aparatur pajak yang memiliki pemahaman komprehensif terkait pelayanan, pengawasan, hingga edukasi perpajakan kepada masyarakat.

Dalam perjalanan kariernya, Eddy dikenal pernah bertugas di berbagai daerah, mulai dari Merauke, Semarang, Jakarta, hingga Cilacap. Pengalaman tersebut membentuk perspektif yang luas dalam mendukung pelaksanaan tugas DJP, baik di bidang pengawasan maupun penyuluhan perpajakan.

Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional.

Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Editorial Team

Related Article