Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kinerja industri perbankan nasional sepanjang 2026 tetap solid dengan profil risiko yang terjaga dan fungsi intermediasi yang berjalan baik, meski perekonomian global dan domestik masih dibayangi berbagai ketidakpastian.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, struktur permodalan perbankan saat ini masih kuat sehingga mampu menjadi bantalan dalam menghadapi berbagai risiko yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
"Kami memandang bahwa kinerja perbankan secara umum akan tetap solid dengan profil risiko terjaga serta fungsi intermediasi yang berjalan baik. Struktur permodalan perbankan saat ini juga cukup kuat menjadi bantalan mitigasi risiko dalam mengantisipasi kondisi ketidakpastian baik yang berasal dari global maupun domestik," ujar Dian.
