Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PT Berdikari Matangkan Proyek HAT untuk Dorong Swasembada Pangan 2026
Dirut PT Berdikari Maryadi Siapkan Fondasi Emas Perunggasan Nasional. (Dok/Istimewa).
  • PT Berdikari mematangkan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) guna memperkuat kemandirian industri perunggasan dan mendukung target swasembada pangan nasional sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2026.
  • Perusahaan memastikan setiap tahapan proyek HAT berjalan optimal, dari perencanaan hingga implementasi, agar memberi dampak nyata bagi peternak rakyat serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
  • Proyek HAT menjadi bagian dari program hilirisasi nasional yang dikawal pemerintah melalui Kementan dan Danantara untuk membangun industri peternakan modern, efisien, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
6 Februari 2024

Fase pertama program hilirisasi dilaksanakan di 11 titik, termasuk pembangunan peternakan ayam terintegrasi di berbagai daerah.

Tahun 2025

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 diterbitkan untuk mengatur tata kelola sektor pertanian dan peternakan nasional.

29 April 2026

Groundbreaking hilirisasi tahap kedua digelar di Cilacap di bawah mandat BPI Danantara.

16 Mei 2026

Direktur Utama PT Berdikari menyampaikan bahwa proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) semakin dimatangkan untuk mendukung swasembada pangan nasional sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2026.

Tahun 2026

Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 diterbitkan sebagai dasar percepatan swasembada pangan nasional melalui proyek HAT.

2045

Proyek HAT ditargetkan berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045 dengan industri peternakan yang modern dan berdaya saing global.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Berdikari tengah mematangkan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada pangan nasional dan memperkuat ekosistem peternakan terintegrasi di Indonesia.
  • Who?
    Direktur Utama PT Berdikari Maryadi, General Manager Corporate Secretary & SR AS. Hasbi Al-Islahi, serta CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menjadi pihak yang menjelaskan perkembangan proyek ini.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di berbagai lokasi proyek hilirisasi di Indonesia, termasuk Cilacap untuk tahap kedua, serta beberapa titik lain seperti Kalimantan Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
  • When?
    Penyampaian informasi dilakukan pada Sabtu, 16 Mei 2026, sementara fase pertama proyek dimulai pada 6 Februari 2024 dan groundbreaking tahap kedua dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026.
  • Why?
    Proyek ini dijalankan untuk mendukung Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang percepatan swasembada pangan serta memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional dan program Makan Bergizi Gratis.
  • How?
    PT Berdikari memastikan setiap tahapan proyek berjalan optimal melalui perencanaan hingga implementasi lapangan dengan pengawasan ketat agar memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat dan ketahanan pangan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
PT Berdikari lagi bikin proyek ayam besar namanya HAT. Orang-orang di sana mau bantu peternak supaya bisa kerja bareng dan hasil ayamnya banyak. Ada Pak Maryadi dan Pak Hasbi yang jaga supaya semua berjalan baik. Pemerintah juga bantu biar makanan bergizi bisa cukup buat semua orang sampai tahun 2026 nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) yang digarap PT Berdikari menunjukkan keseriusan perusahaan dan pemerintah dalam membangun ekosistem peternakan nasional yang terhubung dari hulu ke hilir. Dengan pengawasan ketat di setiap tahap, proyek ini berpotensi memperkuat kemandirian peternak rakyat, mendukung program pangan bergizi, serta menciptakan industri perunggasan yang lebih tertib dan efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - . PT Berdikari semakin mematangkan pelaksanaan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2026.

Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi mengatakan proyek HAT merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi.

“Melalui proyek HAT, kami ingin memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak rakyat melalui ekosistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir,” ujar Maryadi dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

1. Setiap tahapan proyek HAT dipastikan berjalan optimal

Dirut PT Berdikari Maryadi Siapkan Fondasi Emas Perunggasan Nasional. (Dok/Istimewa).

Di sisi lain, hadirnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 juga dinilai memberikan arah tata kelola sektor pertanian dan peternakan nasional agar lebih tertib dengan standar usaha yang terukur.

General Manager Corporate Secretary & SR PT Berdikari, AS. Hasbi Al-Islahi menambahkan, perusahaan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

“PT Berdikari semakin serius memastikan setiap tahapan Proyek HAT berjalan optimal, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga implementasi di lapangan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat dan swasembada pangan nasional,” ujar Hasbi.

Melalui ekosistem yang terintegrasi, peternak diharapkan tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi dinamika pasar. Selain memperkuat swasembada pangan nasional, proyek HAT juga diproyeksikan mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat secara merata.

2. Hilirisasi ayam masuk groundbreaking fase pertama

ilustrasi peternakan ayam (pexels.com/Emma Cate)

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menjelaskan, pelaksanaan program hilirisasi kini berada di bawah mandat Danantara. Fase pertama telah dilaksanakan pada 6 Februari 2024 di 11 titik.

Beberapa proyek yang masuk dalam fase tersebut di antaranya adalah smelter alumina di Kalimantan Barat, bio-avtur di Jawa Tengah, bioetanol dan pengolahan garam industri di Jawa Timur.

"Hingga beberapa pembangunan dari peternakan ayam terintegrasi di berbagai tempat di lokasi di Indonesia," ujarnya dalam kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) hilirisasi tahap kedua di Cilacap, Rabu (29/4/2026).

3. Percepatan HAT bisa dukung pengembangan industri peternakan nasional

Ilustrasi peternakan ayam (unsplash.com/Egor)

PT Berdikari sebagai badan usaha milik negara (BUMN) peternakan yang berperan dalam menjaga stabilitas pangan dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi disebut menjadi salah satu proyek prioritas nasional yang dikawal pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.

Pihaknya menyatakan, percepatan proyek HAT diharapkan dapat mendukung pengembangan industri peternakan nasional yang modern, mandiri, efisien, dan memiliki daya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

Editorial Team