Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Purbaya Jamin Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Dongkrak Inflasi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan memicu inflasi karena pemerintah tetap menahan harga BBM bersubsidi demi menjaga daya beli masyarakat.
  • Pemerintah menilai kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi seharusnya membeli BBM nonsubsidi, sebab selama ini mereka turut menikmati porsi besar dari subsidi yang mestinya ditujukan bagi masyarakat kecil.
  • Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 18 April 2026 sesuai regulasi Kementerian ESDM, dengan penyesuaian berdasarkan harga minyak global dan nilai tukar rupiah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
18 April 2026

PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di berbagai daerah. Penyesuaian harga dilakukan sesuai Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 dengan mempertimbangkan kondisi global dan nilai tukar rupiah.

21 April 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi. Ia menegaskan pemerintah tetap menahan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah memastikan kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak akan memicu lonjakan inflasi nasional.
  • Who?
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan PT Pertamina (Persero) melalui Vice President Corporate Communication Muhammad Baron.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, sementara kebijakan harga berlaku di seluruh wilayah operasional Pertamina.
  • When?
    Kenaikan harga mulai berlaku Sabtu, 18 April 2026, dan pernyataan resmi disampaikan pada Selasa, 21 April 2026.
  • Why?
    Kenaikan dilakukan menyesuaikan harga minyak global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta untuk menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengganggu inflasi.
  • How?
    Pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi agar daya beli masyarakat tetap terjaga, sementara penyesuaian hanya diterapkan pada jenis BBM nonsubsidi sesuai ketentuan Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertamina menaikkan harga bensin yang tidak disubsidi, seperti Pertamax Turbo dan Dexlite. Pak Purbaya bilang harga itu naik tapi tidak bikin harga barang lain ikut naik. Pemerintah masih jaga supaya bensin murah untuk orang kecil tetap sama. Orang kaya diminta beli bensin mahal saja. Sekarang semua masih bisa dikendalikan katanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Purbaya menunjukkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan ekonomi dengan menahan inflasi meski harga BBM nonsubsidi naik. Kebijakan mempertahankan subsidi bagi masyarakat kecil mencerminkan perhatian terhadap daya beli kelompok rentan. Sementara itu, penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara terukur sesuai regulasi, menandakan tata kelola fiskal dan energi yang disiplin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjamin kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi.

Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar inflasi tetap terkendali. Strategi tersebut, lanjutnya, dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui manajemen kas yang lebih baik.

"Waktu minyak dunia naik cuma kita nih yang nggak naikin. Sekarang naik tapi yang nonsubsidi, yang subsidi kan nggak naik kan tetap. Jadi inflasinya bisa dikendalikan," kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (21/4/2026).

1. Anggap wajar kelompok mampu bayar harga lebih tinggi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)

Purbaya menegaskan selama ini masyarakat kelas atas, yakni kelompok desil 8, 9, dan 10, tercatat menikmati hampir 30 persen dari total subsidi BBM yang digelontorkan pemerintah.

Oleh sebab itu, menurutnya, sudah semestinya kelompok masyarakat yang mampu membayar harga yang lebih tinggi, yakni dengan tidak membeli BBM subsidi. Mereka selayaknya membeli BBM nonsubsidi yang harganya memang lebih mahal.

"Kan itu orang mampu ya biar aja. Kalau kita hitung dari subsidi lain mereka udah harusnya kan subsidi untuk masyarakat kecil kan. Dari subsidi macam-macam itu mereka udah menikmati terlalu banyak," ungkapnya.

2. Respons soal potensi kebocoran BBM bersubsidi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)

Menyinggung potensi perpindahan konsumen ke BBM bersubsidi, Purbaya menyatakan penanganan teknis hal tersebut menjadi kewenangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) khususnya terkait pembatasan kendaraan berdasarkan kapasitas mesin atau CC.

Meski mengakui adanya kemungkinan kebocoran di lapangan, Purbaya optimistis kondisi tersebut masih bisa dikendalikan selama tidak terjadi secara masif.

"Saya enggak tahu itu detailnya. Tapi saya asumsikan pasti ada kebocoran sedikit tapi selama bisa dikendalikan ya enggak apa-apa. Selama enggak gede-gede amat saya rasa sih bisa dikendalikan," paparnya.

3. Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo

Harga BBM yang tertera di SPBU Pertamina di Kemanggisan, Jakarta Barat, usai harga BBM nonsubsidi naik per 18 April 2026. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai Sabtu (18/4/2026). Kenaikannya pun berbeda di masing-masing daerah.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menjelaskan alasan kenaikan hanya pada ketiga jenis BBM nonsubsidi tersebut. Menurutnya, penyesuaian harga telah sesuai dengan ketentuan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi telah mempertimbangkan kondisi global, mulai dari pergerakan harga minyak minyak Internasional, hingga kurs rupiah terhadap dolar AS.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada Kepmen ESDM, dan keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Editorial Team