Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Standard Chartered Perluas Pembiayaan Korporasi, Raih Dua Penghargaan

Standard Chartered Perluas Pembiayaan Korporasi, Raih Dua Penghargaan
Standard Chartered Indonesia terus memperkuat perannya dalam memenuhi kebutuhan pendanaan korporasi. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • Standard Chartered Indonesia memperluas pembiayaan korporasi lintas negara melalui fasilitas kredit multi mata uang senilai 10 miliar dolar AS dan penerbitan obligasi internasional untuk Danantara.
  • Sejak 2009, Standard Chartered menjadi mitra utama pemerintah Indonesia dalam penerbitan berbagai obligasi internasional, membantu menghimpun dana lebih dari 55 miliar dolar AS untuk memperluas basis investor global.
  • Berkat kinerja dan inovasinya, Standard Chartered Indonesia meraih dua penghargaan Euromoney Awards for Excellence 2026 sebagai Best Bank for Large Corporates dan Best Investment Bank for Debt Capital Markets.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Standard Chartered Indonesia terus memperkuat perannya dalam memenuhi kebutuhan pendanaan korporasi, pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan institusi keuangan melalui pembiayaan sindikasi serta akses ke pasar modal utang internasional.

Chief Executive Officer Standard Chartered Indonesia Donny Donosepoetro mengatakan, perseroan menghadirkan berbagai solusi pembiayaan lintas negara untuk mendukung kebutuhan investasi berskala besar.

Salah satunya melalui peran Standard Chartered sebagai Joint Coordinator, Joint Senior Underwriter, Mandated Lead Arranger, dan Bookrunner dalam fasilitas kredit bergulir (revolving credit facility) multi mata uang senilai hingga 10 miliar dolar AS untuk Danantara.

"Fasilitas tersebut mendukung Danantara memperoleh pendanaan internasional guna membiayai investasi strategis. Standard Chartered juga berperan sebagai Joint Lead Manager dan Bookrunner, serta mendukung Danantara sebagai Rating Advisor, dalam penerbitan obligasi dual-tranche perdana PT Danantara  Investment Management senilai 1,5 miliar dolar AS di bulan Juni lalu," jelasnya, Kamis (23/7/2026).

1. Terjadi peningkatan kebutuhan korporasi Indonesia terhadap akses pendanaan lintas negara

ilustrasi mata uang Dolar AS
ilustrasi mata uang Dolar AS (unsplash.com/Logan Voss)

Menurut Donny, keterlibatan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan korporasi Indonesia terhadap akses pendanaan lintas negara serta solusi pembiayaan yang terintegrasi.

"Permintaan terhadap solusi pendanaan, transaction banking, dan akses pasar modal terus berkembang, baik dari pemerintah, sektor publik, institusi keuangan, maupun korporasi besar," ujar Donny.

2. Telah jadi mitra pemerintah untuk penerbitan obligasi internasional sejak 2009

ilustrasi obligasi
ilustrasi obligasi (vecteezy.com/Anton Rysak)

Selain mendukung pembiayaan korporasi, Standard Chartered juga terlibat dalam berbagai penerbitan obligasi internasional pemerintah Indonesia. Dukungan tersebut mencakup obligasi berdenominasi dolar AS, sukuk global, serta berbagai instrumen utang internasional lainnya untuk memperluas sumber pendanaan pemerintah.

Standard Chartered telah menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam penerbitan obligasi internasional sejak 2009. Hingga kini, bank tersebut telah membantu menghimpun dana lebih dari 55 miliar dolar AS.

Pada 2025, Standard Chartered juga bertindak sebagai Joint Lead Manager dalam sejumlah penerbitan obligasi internasional Pemerintah Indonesia, meliputi obligasi berdenominasi dolar AS, sukuk global, obligasi CNH Dim Sum, serta obligasi Kangaroo berdenominasi dolar Australia (AUD). Keterlibatan tersebut mendukung upaya pemerintah memperluas sekaligus mendiversifikasi basis investor internasional.

3. Standard Chartered raih berbagai penghargaan

Logo Standard Chartered (Dok ANTARA)
Logo Standard Chartered (Dok ANTARA)

Head of Coverage Corporate & Investment Banking Standard Chartered Indonesia Amit Verma mengatakan, kebutuhan pembiayaan berskala besar diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan investasi dan pembangunan di Indonesia.

"Kami melihat kebutuhan pembiayaan yang semakin beragam, baik melalui pinjaman maupun pasar modal. Karena itu, dibutuhkan solusi yang mampu menghubungkan kebutuhan pendanaan domestik dengan investor global," ujar Amit.

Atas berbagai capaian tersebut, Standard Chartered Indonesia meraih dua penghargaan dalam Euromoney Awards for Excellence 2026, yakni Best Bank for Large Corporates in Indonesia dan Best Investment Bank for Debt Capital Markets in Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian atas kinerja, inovasi, kepemimpinan pasar, serta kontribusi kepada nasabah di industri perbankan global.

Pengakuan tersebut melengkapi berbagai penghargaan yang diraih Standard Chartered Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026, sekaligus memperkuat posisinya di segmen perbankan korporasi, pasar modal, transaction banking, wealth management, dan pembiayaan berkelanjutan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More