Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Ekonom Jadi Penentu Arah Sistem Keuangan RI

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Ekonom Jadi Penentu Arah Sistem Keuangan RI
Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (8/10/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya sih...
  • Purbaya dilantik menjadi menteri keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025.
  • Purbaya menggantikan Sri Mulyani, yang masuk dalam daftar reshuffle Kabinet Merah Putih.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan karena gaya komunikasinya yang blak-blakan sejak menjadi Menteri Keuangan (Menkeu). Prmenjadi pembicara kunci di acara IDN Times, Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 pada Rabu (14/1/2026).

Purbaya dilantik menjadi bendahara negara oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 8 September 2025. Dia menggantikan Sri Mulyani, yang masuk dalam daftar reshuffle Kabinet Merah Putih.

Sebelum diangkat menjadi Menkeu, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner LPS selama lima tahun sejak 3 September 2020 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020.

Nama Purbaya sendiri tidaklah asing di pemerintahan. Ekonom yang kini jadi penentu arah sistem keuangan RI itu pernah menjabat berbagai posisi di pemerintahan.

1. Latar belakang pendidikan

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Ekonom Jadi Penentu Arah Sistem Keuangan RI
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung BEI Jakarta. (IDN Times/Pitoko)

Purbaya lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Dia memperoleh gelar sarjana Teknik Elektro di Institut teknologi Bandung (ITB).

Kemudian, dia melanjutkan studi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat (AS) dan mendapatkan gelar Master of Science (MSc) dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi.

2. Karier Purbaya di pemerintahan

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Ekonom Jadi Penentu Arah Sistem Keuangan RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).

Sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, berikut rekam jejak karier Purbaya:

  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016 – Mei 2018)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (November 2015-Juli 2016)
  • Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014)
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014).
  • Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking) yang lebih dikenal dengan “Pokja IV,” di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang
  • Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang), dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang)

3. Karier non-pemerintahan

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Ekonom Jadi Penentu Arah Sistem Keuangan RI
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelum terjun di pemerintahan, Purbaya memulai karier sebagai:

  • Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994)
  • Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005)
  • Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008)
  • Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013)
  • Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Deti Mega Purnamasari
3+
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Fuel Terminal Tanjung Batu Dipastikan Perkuat Pasokan Energi

14 Jan 2026, 08:33 WIBBusiness