Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rosan Bocorkan Realisasi Investasi Tembus Rp497 Triliun Awal 2026
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani. (IDN Times/Trio Hamdani)

  • Rosan Perkasa Roeslani ungkap realisasi investasi kuartal I-2026 diperkirakan mencapai Rp497 triliun, tumbuh sekitar 7 persen dibandingkan periode sebelumnya.
  • Penyerapan tenaga kerja naik 5,5 persen dengan total 627 ribu orang seiring meningkatnya nilai investasi di awal tahun 2026.
  • Pemerintah menargetkan investasi sepanjang 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sesuai RPJMN 2025–2029.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membocorkan perkiraan realisasi investasi pada kuartal I-2026 sebesar Rp497 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyatakan meskipun data resmi baru akan diumumkan pada 15 April 2026, tren saat ini menunjukkan angka tersebut bakal terpenuhi.

"Dengan perkembangan ini Insya Allah target yang dicanangkan oleh pemerintah pada triwulan pertama ini bisa kami capai yaitu sebesar Rp497 triliun, berarti tumbuh sekitar 7 persen secara tahunan," katanya di Komisi XII DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

1. Penyerapan tenaga kerja naik 5,5 persen

Ilustrasi pekerja PT KAI. IDN Times/Galih Persiana

Seiring dengan capaian nilai investasi tersebut, Rosan menyatakan jumlah penyerapan tenaga kerja akan menyentuh angka 627 ribu orang. Artinya ada kenaikan penyerapan tenaga kerja sekitar 5,5 persen dibandingkan periode sebelumnya.

"Penyerapan tenaga kerja juga diperkirakan mencapai 627 ribu orang atau naik sekitar 5,5 persen," ujar mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

2. Target investasi 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun

ilustrasi melakukan diversifikasi investasi (freepik.com/jcomp)

Target investasi dipatok Rp2.041,3 triliun sepanjang 2026 berdasarkan penyesuaian target realisasi investasi dalam Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2025 mengenai rencana kerja pemerintah tahun 2026 yang telah disahkan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

"Memang di 2026 ini target investasi adalah Rp2.041,3 triliun itu sesuai dengan penyesuaian target realisasi investasi," kata Rosan.

3. Kejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan optimisme fiskal(https://www.freepik.com/free-photo/digital-increasing-bar-graph-with-businessman-hand-overlay_13312397.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=469933c9-44ea-4a3e-8543-158440a31f06&query=growth)

Target investasi yang telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk mendukung sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025-2029.

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) itu menegaskan pada akhirnya pemerintah membidik target investasi secara akumulatif hingga menyentuh angka Rp13.032,8 triliun.

"Memang di ujungnya tetap target adalah nantinya Rp13.032,8 triliun," ujar Rosan.

Editorial Team