Rupiah Masih Babak Belur, Diprediksi Sentuh Rp18.200

- Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, mencapai sekitar Rp18.160 per dolar setelah sebelumnya juga turun signifikan pada hari Senin.
- Analis menilai pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen negatif domestik meski ada peluang penguatan jika harga minyak dunia turun dan konflik geopolitik mereda.
- Lukman Leong memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS sepanjang hari ini.
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (9/6/2026).
Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.10 WIB, rupiah melemah 27 poin atau 0,15 persen ke Rp18.160,5 per dolar AS. Kemarin, Senin (8/6), rupiah melemah 151,5 poin atau 0,87 persen ke Rp18.187,5 per dolar AS.
1. Pergerakan rupiah hari ini
Pada ke-35 menit perdagangan, kurs rupiah melemah 10 poin atau 0,05 persen ke Rp18.177,5 per dolar AS.
Menurut data Trading Economics, pada pukul 09.40 WIB, rupiah melemah 0,04 persen ke Rp18.160 per dolar AS.
2. Rupiah masih dihantui sentimen negatif domestik
Menurut analis pasar keuangan, Lukman Leong, kurs rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS saat harga minyak dunia menurun, dan situasi konflik geopolitik di Timur Tengah mereda. Sayangnya, sentimen negatif di domestik masih memberatkan langkah rupiah untuk bangkit dari pelemahan terhadap dolar AS.
“Sepertinya susah menguat oleh sentimen domestik yang masih lemah,” kata Lukman kepada IDN Times.
3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini
Atas dasar faktor-faktor tersebut, Lukman memprediksi kurs rupiah melemah hingga menyentuh Rp18.200 per dolar AS.
“Range Rp18.100-18.200,” tutur Lukman.

















