Rupiah Melemah Seharian, Ditutup ke Level Rp18.080 per Dolar AS

- Rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,11 persen ke level Rp18.080 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.
- Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen risk off global, terkait kekhawatiran perkembangan AI, eskalasi geopolitik Timur Tengah, dan memburuknya kondisi fiskal Prancis.
- Pergerakan rupiah selanjutnya masih dipengaruhi pasar saham domestik; perbaikan pasar ekuitas berpotensi menopang rupiah dan menahan pelemahannya.
1. Daftar mata uang di Asia yang melemah
Berdasarkan data Bloomberg, hanya sedikit mata uang yang alami pelemahan, rinciannya:
Bath Thailand melemah 0,03 persen
Rupee India melemah 0,12 persen
Pesso Filipina melemah 0,08 persen
Dolar Taiwan melemah 0,05 persen
2. Faktor pendorong rupiah melemah
Pengamat Pasar Uang, Lukman Leong, mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya sentimen risk off di pasar global.
"Sentimen tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), eskalasi geopolitik di Timur Tengah, serta memburuknya kondisi fiskal Prancis," kata dia.
3. Pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen pasar saham
Meski demikian, pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham domestik.
Jika kondisi pasar ekuitas dalam negeri terus membaik, hal ini berpotensi menopang pergerakan rupiah dan menahan pelemahannya.




















