Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Skema Restrukturisasi Whoosh Sudah Tuntas, Purbaya: Diumumkan AHY
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Pemerintah memastikan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah mencapai keputusan final, namun detailnya belum diumumkan karena menunggu waktu yang ditetapkan.
  • Hasil restrukturisasi akan diumumkan oleh Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono setelah sebelumnya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan.
  • Meski ada pembahasan soal pengalihan kepemilikan, operasional proyek Whoosh tetap dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia sebagai pihak yang berkompeten di bidang perkeretaapian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 April 2026

Kepala BP BUMN Dony Oskaria melaporkan progres restrukturisasi proyek Kereta Cepat Whoosh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan. Dalam kesempatan itu, Dony menyatakan kajian restrukturisasi utang telah selesai dan akan segera ditandatangani.

22 April 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut skema restrukturisasi utang Whoosh telah mencapai keputusan final namun belum dapat diumumkan. Ia menegaskan pengumuman resmi akan dilakukan oleh Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Skema restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah mencapai keputusan final dan siap diumumkan secara resmi.
  • Who?
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta Presiden Prabowo Subianto terlibat dalam proses dan koordinasi keputusan ini.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Ayana Midplaza Jakarta dan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, tempat rapat terbatas serta pertemuan dengan media berlangsung.
  • When?
    Purbaya menyampaikan keterangan pada Rabu, 22 April 2026, sementara laporan kepada Presiden dilakukan pada Selasa, 7 April 2026.
  • Why?
    Restrukturisasi dilakukan untuk menyelesaikan skema pembiayaan proyek Kereta Cepat Whoosh yang melibatkan BUMN dan mitra kerja sama Indonesia–China.
  • How?
    Keputusan restrukturisasi telah difinalkan melalui kajian dan rapat terbatas pemerintah; hasilnya akan diumumkan oleh Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono setelah waktu yang ditentukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kereta cepat Whoosh yang jalan dari Jakarta ke Bandung sudah selesai urusan utangnya. Pak Purbaya bilang semua sudah diputus, tapi belum boleh dikasih tahu sekarang. Katanya nanti Pak AHY yang umumkan. Sebelumnya, hal ini juga sudah dikabarin ke Pak Prabowo. Keretanya tetap dijalankan sama KAI seperti biasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penyelesaian final skema restrukturisasi proyek Kereta Cepat Whoosh menunjukkan kemajuan konkret dalam pengelolaan proyek strategis nasional. Keputusan yang telah disepakati dan segera diumumkan oleh pihak berwenang mencerminkan koordinasi antarlembaga yang solid, sementara kepastian bahwa operasional tetap di tangan KAI menegaskan komitmen menjaga stabilitas layanan transportasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, skema penyelesaian restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah mencapai keputusan final.

Meski demikian, dia enggan membeberkan detail keputusan tersebut. Purbaya beralasan saat ini belum waktunya untuk diumumkan dan dia tidak memiliki wewenang untuk menyampaikannya.

"Tapi yang jelas udah putus cuma belum saatnya diumumkan, dan saya nggak berhak mengumumkan," kata dia di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

1. Hasil keputusan akan diumumkan AHY

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono usai memimpin rapat koordinasi (rakor) rencana restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (IDN Times/Trio Hamdani)

Ketika disinggung mengenai kemungkinan apakah pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) nantinya akan beralih ke bawah kendali Kementerian Keuangan, Purbaya enggan buka suara.

Dia meminta awak media agar menanyakan perihal struktur tersebut kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono, setelah pengumuman resmi dilakukan.

"Nanti setelah diumumkan, setelah diumumkan Pak AHY, saya pikir saya nggak berhak mengumumkan sekarang ya," ujarnya.

2. Restrukturisasi sudah dilaporkan ke Prabowo

Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta,Jumat (13/3/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan ,skema penyelesaian proyek Kereta Cepat Whoosh telah mencapai tahap final.

Hal itu disampaikan Dony usai melaporkan progres restrukturisasi BUMN kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menaruh perhatian khusus pada perkembangan proyek Whoosh. Menurut Dony, kajian mengenai restrukturisasi utang kereta cepat tersebut telah selesai dan akan segera ditandatangani.

"Insyaallah, saya dan Pak Menkeu, minggu depan atau 2 minggu lagi akan ketemu dengan teman-teman wartawan, dengan Pak Menkeu untuk menyampaikan penyelesaian dari Whoosh yang sudah selesai, sudah final, ya," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

3. Operasional Whoosh tetap di tangan KAI

Potret penumpang Kereta Cepat Whoosh yang hendak menaiki kereta. (dok. KCIC)

Terkait wacana pengalihan kepemilikan, Dony memastikan hal tersebut tidak akan mengubah sisi operasional di lapangan. Dia menegaskan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan tetap memegang kendali operasional.

"Operasional tentu tetap di KAI karena memang Kereta Api Indonesia kan memang bidangnya itu," kata Dony.

Editorial Team