Ramadan selalu identik dengan lonjakan penjualan yang signifikan di berbagai sektor bisnis. Order masuk bertubi-tubi, pesan di chat menumpuk, dan notifikasi dari marketplace terasa gak ada jeda. Di tengah euforia peningkatan omzet, ada satu hal yang sering muncul tanpa aba-aba, yaitu customer complaint yang datang silih berganti.
Lonjakan pesanan memang membawa peluang besar, tapi juga menyimpan potensi gesekan dengan pelanggan. Pengiriman terlambat, stok habis, atau respons admin yang lambat bisa memicu ketidakpuasan. Kalau gak dikelola dengan strategi yang tepat, komplain bisa berubah menjadi krisis reputasi. Yuk, pahami strategi mengelola komplain pelanggan agar bisnis tetap stabil dan kepercayaan konsumen tetap terjaga selama Ramadan!
