Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut subsidi liquefied petroleum gas (LPG) meningkat hingga hampir Rp100 triliun. Itu imbas harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) naik ke kisaran 90-100 dolar AS per barel.
Bahlil menjelaskan, subsidi LPG untuk konsumsi masyarakat mencapai Rp87 triliun ketika ICP berada di kisaran 72 dolar AS per barel. Namun, ketika harga minyak naik ke kisaran 90-100 dolar AS per barel, kebutuhan subsidi meningkat.
"Begitu ICP-nya rata-rata sekarang di angka 90 sampai 100, itu subsidi kita di atas hampir Rp100 triliun. Ini devisa kita banyak sekali yang keluar dan kemudian mampu kita subsidi kepada rakyat yang begitu besar," katanya dikutip dari YouTube Kementerian ESDM, Jumat (16/10/2026).
