Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tak Peduli Resesi, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jumat Pagi

Tak Peduli Resesi, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jumat Pagi
Karyawati menghitung uang rupiah dan dolar AS di salah satu bank di Jakarta, Kamis (10/9/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak menguat 125 poin atau 0,87 persen ke posisi Rp14.255 per dolar AS. Mata uang Garuda terus perkasa dalam beberapa hari terakhir melawan dolar AS.

Sebelumnya, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis (5/11/2020) sore ditutup menguat. Rupiah naik 39 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.388 per dolar AS.

1. Rupiah cuekin resesi

Ilustrasi depresi ekonomi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi depresi ekonomi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Penguatan nilai tukar rupiah seolah mengesampingkan kondisi ekonomi Indonesia yang mengalami resesi. Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (5/11/2020) telah mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 sebesar minus 3,49 persen.

Ini kedua kalinya pertumbuhan ekonomi negatif Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi menukik tajam hingga minus 5,32 persen. Dua kali berturut-turuttumbuh negatif, Indonesia memasuki resesi.

2. Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS karena Biden effect

Seorang anak membawa poster saat ia menghadiri acara kampanye calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat Joe Biden di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (1/11/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque)
Seorang anak membawa poster saat ia menghadiri acara kampanye calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat Joe Biden di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (1/11/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque)

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai pemilu AS sekarang bergantung pada penghitungan suara dari beberapa negara bagian yang tersisa, dan Trump sudah mengajukan tuntutan hukum dan penghitungan ulang di Pennsylvania dan Michigan.

"Harapan bahwa kemenangan Biden akan mengambil nada yang sedikit lebih lembut pada kebijakan perdagangan kemungkinan akan melemahkan dolar terhadap mata uang negara-negara yang sering menghadapi ancaman tarif selama pemerintahan Trump," kata Ibrahim.

3. Penguatan rupiah masih yang tertinggi di kawasan Asia

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rahmad)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rahmad)

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih merupakan yang terbesar di wilayah Asia. Menyusul di belakangnya ada mata uang rupee India yang menguat 0,48 persen, kemudian mata uang baht Thailand yang menguat 0,25 persen dan mata uang won Korea Selatan yang menguat 0,2 persen.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Tips Mengoptimalkan Penggunaan Kartu Debit Secara Bijak

04 Apr 2026, 07:42 WIBBusiness