Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Telkom Indonesia Bakal Tutup 12-14 Anak Usaha
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Telkom Indonesia berencana menutup 12–14 anak usaha sebagai bagian dari program perampingan besar-besaran dari total 67 anak perusahaan yang dimilikinya.
  • Setelah proses konsolidasi, jumlah anak usaha Telkom ditargetkan menyusut menjadi hanya 19 perusahaan melalui skema merger dan likuidasi.
  • Pihak Telkom memastikan tidak ada PHK dalam proses ini karena karyawan akan dialihkan ke perusahaan hasil merger sesuai lini bisnis masing-masing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Telkom mau nutup sekitar dua belas sampai empat belas perusahaan kecilnya. Sekarang Telkom punya banyak sekali, enam puluh tujuh. Nanti cuma tinggal sembilan belas aja. Katanya biar lebih rapi dan gampang diatur. Orang-orang yang kerja di sana gak akan kehilangan kerja, mereka bakal pindah ke perusahaan baru yang digabung jadi satu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Telkom Indonesia untuk menutup sebagian anak usahanya mencerminkan upaya serius memperkuat efisiensi dan fokus bisnis. Dengan mengonsolidasikan unit-unit yang memiliki lini usaha serupa, perusahaan berpotensi menciptakan struktur yang lebih ramping dan efektif. Komitmen untuk tidak melakukan PHK juga menunjukkan perhatian terhadap stabilitas tenaga kerja di tengah proses restrukturisasi ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan menutup (likuidasi) 12-14 anak usahanya.

Likuidasi itu sejalan dengan agenda perampingan (streamlining) grup Telkom Indonesia yang kini memiliki 67 anak usaha. Dengan perampingan itu, ditargetkan jumlah anak usaha yang tersisa hanya 19 perusahaan. Dengan demikian, ada 48 anak usaha yang dikonsolidasi, baik dengan skema merger maupun likuidasi.

“Saya lupa 12 atau 14,” kata Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dony mengatakan, sebagian besar anak usaha Telkom akan dimerger, terutama anak usaha yang menjalankan lini bisnis yang sama.

Meskipun ada perampingan itu, Dony memastikan tak akan dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya, karyawan di anak usaha Telkom yang terdampak merger atau likuidasi akan dipekerjakan di perusahaan hasil merger.

“Kan banyak konsolidasi. Misalkan kayak fiber optic, itu nanti terkonsol ada beberapa perusahaan yang jadi satu, kan size-nya jadi besar, karyawannya ikut. Kan banyaknya merger, gitu,” tutur Dony.

Editorial Team

Related Article