TINS Tak Diberi Injeksi Modal, Danantara: Masih Sanggup Sendiri

- Danantara tidak memberikan injeksi modal kepada TINS
- TINS masih mampu secara bisnis dan tidak membutuhkan bantuan dari Danantara
Jakarta, IDN Times - Holding Operasional Danantara menyatakan belum berencana memberikan injeksi modal (capital injection) untuk PT Timah Tbk (TINS).
TINS tak mendapat injeksi modal seperti yang sudah diberikan Danantara kepada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), yakni sebesar Rp4,93 triliun.
Hal itu disampaikan Managing Director Business 3 Danantara, Febriany Eddy saat menjadi pembicara dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 by IDN Times, Rabu (14/1/2026), pada sesi bertajuk Danantara dan Transformasi BUMN Menuju Korporasi Kelas Dunia.
Febriany mengatakan, TINS masih mampu dari segi bisnis sehingga dinilai tidak membutuhkan bantuan dari Danantara. Danantara juga melihat opsi bantuan untuk TINS dari Holding perusahaan tersebut, yakni MIND ID.
“Nah, kalau tadi ditanya apakah kalau Danantara langsung? Saat ini belum, karena kemungkinan dia masih sanggup sendiri dan juga sanggup di Holdingnya. Jadi kita itu adalah last resort-lah,” kata Febriany.
Sebagai informasi, dalam Public Expose yang digelar TINS pada 20 November 2025 lalu, manajemen menyatakan rencananya menyiapkan proposal bisnis untuk mengajukan suntikan dana kepada Danantara. Suntikan dana itu diharapkan bisa membantu hilirisasi timah melalui anak usahanya, yakni PT Timah Industri.
Febriany meyakini, bisnis PT Timah akan segera pulih dengan upaya serius pemerintah memberantas tambang ilegal di wilayah kerja (WK) perusahaan. Menurut Febriany, praktik pertambangan ilegal itu telah merugikan TINS.
“Kalau pemerintah lihat kan Presiden sangat fokus ya ke ilegal, kemudian tumpang tindih, ya, selama ini maaf saja, Timah diporotin lah. Sekarang mau dirapi-rapikan, dan dibersihkan, dan dikonsolidasi. Saya rasa masa depannya harusnya sangat positif. Timah itu berperan besar ke suplai dunia juga,” kata Febriany.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14–15 Januari 2026.
SAT 2026 menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, serta tokoh-tokoh inspiratif. Mengusung tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, forum ini dirancang untuk menjangkau generasi Milenial dan Gen Z, sekaligus menjadi wadah diskusi berbagai isu aktual.
Selain itu, SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan “Inspiring Newsmaker of The Year 2026.”















