Cart abandonment menjadi salah satu tantangan yang cukup umum dalam bisnis e-commerce, terutama ketika calon pembeli sudah memasukkan produk ke keranjang tetapi gak melanjutkan transaksi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap produk sebenarnya sudah muncul, tetapi masih ada faktor tertentu yang membuat calon pembeli berubah pikiran. Jika hal ini terjadi terlalu sering, peluang penjualan dapat hilang meskipun produk dan strategi pemasaran sudah cukup menarik.
Memberi diskon memang dapat menjadi cara cepat untuk mendorong transaksi, tetapi strategi tersebut gak seharusnya menjadi satu-satunya solusi. Potongan harga yang terlalu sering juga dapat membuat pelanggan terbiasa menunggu promo sebelum melakukan pembelian. Karena itu, ada beberapa cara lain yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi cart abandonment sekaligus menjaga nilai produk, yuk simak tipsnya.
