Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) menyatakan, kenaikan suku bunga acuan (BI-Rate) menjadi 5,5 persen mulai direspons positif oleh investor asing. Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran modal masuk (capital inflow) ke sejumlah instrumen keuangan domestik serta penguatan nilai tukar rupiah.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, minat investor global terlihat dari aliran dana asing ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).
"Pada 10 Juni 2026, aliran masuk dana asing ke SRBI tercatat mencapai Rp15,11 triliun. Sementara pada 11 Juni 2026, investor asing membukukan pembelian neto SBN sebesar Rp3,91 triliun. Dengan demikian, total inflow pada kedua instrumen tersebut mencapai sekitar Rp19 triliun," jelasnya.
