Jakarta, IDN Times - Venezuela saat ini memegang status sebagai pemilik cadangan minyak terbukti terbesar di dunia dengan total 303 miliar barel. Jumlah ini mencakup 17 persen dari total cadangan global, bahkan melampaui koleksi minyak milik Arab Saudi.
Namun, kejayaan di atas kertas itu berbanding terbalik dengan realitas lapangan. Saat ini, Venezuela hanya mampu memproduksi kurang dari 1 juta barel per hari, atau tak sampai 1 persen dari output dunia.
Angka tersebut merosot tajam jika dibandingkan masa keemasan akhir 1990-an yang sanggup menembus 3,5 juta barel per hari. Kehancuran industri ini ditengarai akibat rentetan keputusan politik yang keliru, sanksi internasional, hingga problem teknis pada infrastruktur mereka.
