Tangkapan layar laman Internet Rakyat (dok. internetrakyat.id)
Melalui layanan IRA, Surge dan Telemedia menawarkan internet fixed broadband hingga 100 Mbps dengan tarif Rp100 ribu. Perusahaan menilai harga internet fixed broadband di Indonesia masih relatif mahal dibanding sejumlah negara ASEAN.
“IRA atau Internet Rakyat merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan,” ujar Direktur Utama Telemedia sekaligus Direktur Surge, Shannedy Ong, Rabu (27/5/2026)
Menurut perseroan, wilayah Jawa, Maluku, dan Papua yang memiliki populasi lebih dari 200 juta jiwa masih menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan layanan broadband tetap.
Surge juga menilai pemerataan akses internet bakal menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional.
“Kami percaya bahwa pemerataan akses internet akan menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Karena itu, kami akan terus mempercepat implementasi Internet Rakyat agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan fixed broadband yang cepat, andal, dan terjangkau,” tutur Shannedy.