Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siap Ambil Alih Masalah Utang Whoosh, Purbaya Tunggu Administrasi

Siap Ambil Alih Masalah Utang Whoosh, Purbaya Tunggu Administrasi
Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (8/10/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Kemenkeu siap ambil alih penyelesaian utang KCIC setelah pelimpahan resmi, dengan skema yang sudah disiapkan oleh Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Proses administrasi pengalihan dari Danantara ke Kemenkeu sedang berlangsung dan akan segera dilaporkan ke Presiden setelah tuntas.
  • Purbaya menegaskan penyelesaian utang tidak membebani APBN serta membantah rencana perubahan status KCIC menjadi Badan Layanan Umum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersiap mengambil alih penyelesaian masalah utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, skema penyelesaian tehadap utang proyek kereta cepat tersebut sudah siap dan tinggal menunggu pelimpahan resmi kepada kementeriannya.

"Skemanya kita tunggu kapan dikasih ke saya, baru kita beresin. Tapi udah clear gimana cara beresinnya," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

1. Purbaya siapkan instrumen fiskal khusus tanpa bebani APBN

Siap Ambil Alih Masalah Utang Whoosh, Purbaya Tunggu Administrasi
Ilustrasi efisiensi anggaran (Foto: IDN Times)

Urusan penanganan KCIC dialihkan ke Kemenkeu atas perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Aset dan pengelolaan proyek yang saat ini masih berada di bawah kendali Danantara Indonesia tersebut nantinya akan diserahkan sepenuhnya ke Kemenkeu.

Meski diambil alih, Purbaya memastikan, penyelesaian utang tidak harus menguras dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemenkeu telah menyiapkan formula tersendiri dengan memanfaatkan berbagai instrumen fiskal.

"Enggak harus APBN kepakai. Saya punya skema sendiri di mana ada tools-tools fiskal di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC," ujar Purbaya.

2. Proses administrasi pengalihan dari Danantara sedang berjalan

WhatsApp Image 2025-06-30 at 11.30.02 (2).jpeg
Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Terkait waktu pelaksanaan pengalihan itu, Purbaya menyebutkan keputusan tersebut sebenarnya sudah bersifat final. Saat ini, pemerintah sedang menuntaskan proses administrasi agar perpindahan kewenangan berjalan lancar.

Begitu seluruh urusan administrasi dengan Danantara selesai, proses pengalihan akan langsung rampung. Setelah semua tahapan tersebut tuntas, Kemenkeu bakal segera melaporkan perkembangan terbarunya kepada Presiden.

"Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputuskan, sebetulnya sudah putus, tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear, udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke presiden," paparnya.

3. Bantah kabar KCIC akan diubah menjadi Badan Layanan Umum

Siap Ambil Alih Masalah Utang Whoosh, Purbaya Tunggu Administrasi
Depo Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. (IDN Times/Yogi Pasha)

Purbaya belum mau merinci lebih jauh mengenai akan menjadi seperti apa KCIC setelah berada di bawah kendalinya. Pengaturan teknis mengenai status perusahaan ke depan baru akan dirumuskan setelah penyerahan resmi terlaksana.

Dia juga membantah kabar yang menyebutkan opsi untuk mengubah status KCIC menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Purbaya menegaskan, wacana tersebut tidak pernah ada.

"Nanti kita atur. Nanti, kan belum dikasih ke saya. Kalau dikasih ke saya baru nanti kita cerita bagaimana cara mengatasinya," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More