Calon penumpang maskapai Scoot ngantre di peron tiket Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)
Di sisi lain, menurut dia, pergerakan penumpang pada beberapa moda transportasi masih menunjukkan pertumbuhan pada awal tahun ini. BPS mencatat jumlah penumpang angkutan kereta api pada Januari 2026 mencapai 48,10 juta orang atau meningkat 10,94 persen dibandingkan Januari 2025.
“Peningkatan juga terjadi pada penumpang angkutan udara internasional yang mencapai 1,77 juta orang atau naik 2,04 persen secara tahunan,” tegasnya.
Sementara itu, keberangkatan penumpang angkutan udara domestik tercatat sebesar 4,92 juta orang atau turun 3,33 persen dibandingkan Januari tahun lalu. Ia menyampaikan, jumlah penumpang angkutan laut domestik juga menurun 0,55 persen menjadi 2,61 juta orang.
"Penurunan juga terjadi pada penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) yang tercatat sebanyak 4,29 juta orang atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut menggunakan moda angkutan laut domestik pada Januari 2026 mencapai 37,49 juta ton atau turun 1,05 persen dibandingkan Januari 2025," tuturnya.
Selain itu, jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta api tercatat sebesar 5,33 juta ton atau turun 7,90 persen secara tahunan. Adapun Ateng menyampaikan jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik tercatat 53 ribu ton atau turun 13,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.