Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awas Dompet Bocor! 5 Fitur Smartphone Ini Diam-Diam Bikin Konsumtif

Awas Dompet Bocor! 5 Fitur Smartphone Ini Diam-Diam Bikin Konsumtif
ilustrasi membayar menggunakan smartphone (freepik/freepik)
Intinya Sih
  • Fitur-fitur smartphone seperti iklan tertarget, notifikasi promo, dan langganan otomatis dapat memicu perilaku konsumtif tanpa disadari pengguna.

  • Strategi digital seperti FOMO dan kemudahan transaksi membuat pengguna sering melakukan pembelian impulsif meski barang tidak terlalu dibutuhkan.

  • Pentingnya kesadaran finansial dengan mengevaluasi pengeluaran digital agar penggunaan smartphone tidak menyebabkan kebocoran dompet setiap bulan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apakah kamu pernah merasa kaget ketika pertengahan bulan tapi saldo di m-banking tinggal sisa buat seminggu? Padahal, pengeluaran rasa-rasanya gak aneh-aneh, tapi kok dompet bocor halus? Ternyata, salah satu pelakunya bukan orang dekat, melainkan smartphone yang ada di genggaman kita dengan segala fitur canggihnya.

Kok bisa? Memang kemajuan teknologi bikin hidup makin praktis, tapi di sisi lain juga jadi jebakan konsumtif buat kita yang gampang lapar mata. Apa saja sih fitur dan layanan yang diam-diam bisa bikin kita konsumtif? Cek selengkapnya di poin-poin berikut ya!

1. Targeted ads media sosial tahu banget maumu

ilustrasi menggunakan media sosial
ilustrasi menggunakan media sosial (freepik/freepik)

Lagi asyik scrolling TikTok atau Instagram, tiba-tiba muncul iklan barang yang persis banget sama apa yang lagi kamu pengen? Contoh lain adalah semisal kamu lagi iseng mencari satu barang atau jasa. Momen selanjutnya akan ada banyak banget iklan-iklan soal barang atau jasa yang bermunculan di timeline.

Itu bukan kebetulan bestie, tapi kerjaan algoritma iklan yang ngerekam aktivitasmu. Waspada ya, iklan dengan visual yang cenderung estetik bisa membuat pertahanan diri jadi runtuh dan akhirnya kamu melakukan impulsive buying.

2. Notifikasi flash sale dan promo terpersonalisasi bikin resah

ilustrasi berbelanja
ilustrasi berbelanja (freepik/freepik)

Siapa yang gak deg-degan pas dapet notifikasi "Sisa 5 menit lagi!" atau "Diskon 90 persen khusus buat kamu!"? Biasanya notifikasi-notifikasi sugestif ini muncul dari aplikasi-aplikasi e-commerce dan belanja nih.

Strategi ini memang sengaja memicu Fear of Missing Out (FOMO) alias rasa takut ketinggalan momen berharga yang bikin kita panik dan langsung checkout. Padahal, barangnya mungkin belum tentu kita butuhkan dalam waktu dekat. Pastikan kamu berpikir dua kali ya sebelum membeli sesuatu. Kalau perlu, matikan aja deh notifikasinya. Biar hidup lebih tenang.

3. Auto-Subscription, biaya kecil yang kerap terlupakan

ilustrasi mendaftar auto-subscription
ilustrasi mendaftar auto-subscription (freepik/rawpixel.com)

Nah, ini nih, fitur auto-subcription yang menjadi biaya-biaya kecil terlupakan. Coba cek lagi aplikasi streaming musik, film, atau aplikasi edit foto yang ada di HP-mu. Apakah masih dipakai atau cuma pajangan?

Fitur langganan otomatis ini sering banget terlupakan karena nominal per bulannya terlihat kecil, kayak cuma seharga segelas kopi kekinian. Tapi kalau dikumpulin dari beberapa aplikasi, pengeluaran ini bisa jadi beban tetap yang cukup menguras kantongmu tiap bulan. Jangan lupa cek lagi ya!

4. Fitur wishlist dan keranjang belanja jadi beban mental

ilustrasi wishlist dan keranjang belanja
ilustrasi wishlist dan keranjang belanja (freepik/ijeab)

Siapa nih yang punya puluhan barang di wishlist atau keranjang belanja? Memang barangnya diam saja gak bergerak, tapi daftar barang ini bisa bikin beban mental buat kamu loh!

Nyatanya, keranjang yang penuh sering membuat kita merasa punya urusan yang belum selesai. Setiap kali buka aplikasi belanja, kita bakal terus diingatkan sama barang-barang itu. Alhasil pas gajian masuk, kamu compulsive buying dan checkout semuanya. Jangan seperti ini ya! Cek dulu kebutuhanmu sebelum membeli barang baru.

5. In-app purchase pada game dan aplikasi

ilustrasi bermain game di smartphone
ilustrasi bermain game di smartphone (freepik/freepik)

Lalu, in-app purchase juga bisa jadi salah satu penyebab dompetmu bocor. Buat para gamers, godaan buat beli koin, diamond, gatcha, atau battle pass itu berat banget karena nominalnya seringkali dibuat sangat terjangkau. Contoh lain buat kamu yang suka edit video di aplikasi dan ada in-app purchase buat filter atau effect. Penggunaan berbayar ini juga bisa bikin kamu bokek perlahan.

Pengeluaran mikro ini memang kesannya kecil, cuma sepuluh ribu atau dua puluh ribu sekali beli. Tapi kalau dilakukan hampir tiap hari, totalnya bisa-saat setara buat bayar uang kosan satu bulan, lho! Jadi, pastikan kamu lebih bijak sebelum melakukan in-app purchase,

Nah, apa nih poin-poin yang paling sering bikin kamu "kena mental" dan bocor dompet? Yuk, lebih rajin lagi analisa pengeluaran kamu dan tutupi celahnya. Semakin kamu bijak menggunakan smartphone dan fiturnya, semakin aman juga keuanganmu di masa depan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Business

See More