Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lewat APM 2026, BKI Perluas Jejaring Industri Maritim Global

Lewat APM 2026, BKI Perluas Jejaring Industri Maritim Global
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BKI dalam pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Singapura (dok. BKI)
Intinya Sih
  • BKI hadir di Asia Pacific Maritime 2026 di Singapura untuk memperluas jejaring global dan memperkenalkan kapabilitasnya di industri maritim internasional.
  • Partisipasi BKI menjadi ajang memperkuat sinergi pelaku industri nasional seperti INSA dan IPERINDO agar lebih dikenal di tingkat internasional.
  • Kunjungan BKI ke Weichai Group membuka peluang pertukaran informasi dan kerja sama guna mendukung pengembangan teknologi serta industri maritim Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI semakin memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri maritim regional dan global, sekaligus memperkenalkan peran dan kapabilitas perusahaan di tingkat internasional.

Hal itu dibuktikan lewat kehadiran BKI dalam menghadiri pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Singapura.

"Partisipasi ini menjadi momentum bagi BKI untuk berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan industri, termasuk pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan," kata Direktur Utama BKI, R Benny Susanto, dikutip Selasa (14/4/2026).

1. Menambah pengetahuan soal perkembangan industri pembangunan kapal

Proses audit PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BKI untuk pemenuhan IACS Quality System Certification Scheme (QSCS).
Proses audit PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BKI untuk pemenuhan IACS Quality System Certification Scheme (QSCS).

Benny menambahkan, Asia Pacific Maritime adalah salah satu forum maritim terkemuka di kawasan Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. Tak heran jika BKI ingin mendapatkan informasi terkini tentang perkembangan industri pembangunan kapal global.

"Pameran dan konferensi ini membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk pengembangan sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida,” kata Benny.

2. Penguatan sinergi pelaku industri nasional di tingkat internasional

Proses audit PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BKI untuk pemenuhan IACS Quality System Certification Scheme (QSCS).
Proses audit PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BKI untuk pemenuhan IACS Quality System Certification Scheme (QSCS).

Selain itu, BKI juga mengunjungi sejumlah booth peserta pameran, di antaranya Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) yang mewakili Indonesia dalam forum tersebut.

"Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pelaku industri nasional di tingkat internasional," kata Benny.

3. Buka peluang pertukaran informasi

BKI dalam pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Singapura
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI menghadiri pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026 di Singapura (dok. BKI)

Bukan hanya itu, BKI juga melakukan kunjungan ke kantor Weichai Group. Weichai Group merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang produksi mesin, termasuk mesin kelautan.

Benny mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang pertukaran informasi serta penjajakan kerja sama yang mendukung pengembangan industri maritim.

"Melalui keikutsertaan dalam Asia Pacific Maritime 2026, BKI menunjukkan komitmennya untuk terus terlibat dalam perkembangan industri maritim global serta memperluas peran Indonesia dalam ekosistem maritim internasional," ujar Benny.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More