ilustrasi purchasing (pexels.com/Gustavo Fring)
Pembelian barang dalam perusahaan butuh banyak pertimbangan yang matang, bukan hanya sekadar tawar-menawar lalu langsung membelinya. Yuk, simak penjelasan alur dan proses purchasing yang dilakukan perusahaan sebagai berikut.
1. Proses perencanaan
Proses pertama yang harus dilakukan tentunya adalah perencanaan keperluan bisnis, mulai dari mencatat apa saja yang dibutuhkan dalam mendukung proses operasional perusahaan hingga kekurangan dan kelebihan ketika melakukan pembelian atau menyewa jasa tertentu. Selain itu, kamu perlu membandingkan anggaran yang ada lewat beberapa pertanyaan seperti berikut:
Kenapa melakukan pembelian barang atau jasa tersebut?
Untuk apa barang atau jasa itu dibeli?
Berapa total pembelianmu dari berbagai vendor yang dipesan?
Bagaimana reputasi supplier?
Berapa jarak supplier dengan tempat produksi usahamu?
Apakah kualitas dan harga yang diberikan supplier sepadan dengan standar perusahaanmu?
2. Proses pemilihan supplier
Pada tahap kedua ini kamu perlu memilih supplier potensial yang sesuai dengan standar perusahaanmu. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan.
Pastikan supplier memiliki reputasi yang baik
Pastikan suplier memiliki customer-oriented
Pastikan suplier memiliki fleksibilitas yang tinggi
Pstikan supplier emiliki kondisi keuangan yang stabil
Pastikan supplier memiliki lokasi yang dekat denganmu
Pastikan supplier mempunyai komitmen untuk berkembang
Pastikan supplier menyediakan layanan customer support setelah pembelian
3. Proses Bidding
Bidding merupakan proses di mana supplier akan memberikan penawaran berdasarkan Request for Information (RFI) yang kamu berikan. Informasi tersebut berupa kemampuan supplier tersebut dan dibandingkan dengan biaya yang kamu mampu keluarkan, rincian barang atau jasa yang akan dibeli, jumlah yang dibeli, durasi pemakaian, hingga tenggat waktu pembayaran.
4. Proses negosiasi
Setelah melakukan proses bidding, langkah selanjutnya yang kamu perlu lakukan adalah negosiasi dengan supplier yang kamu pilih. Tujuan negosiasi adalah untuk mencapai kesepakatan antara pihakmu dan supplier agar menemukan harga ketentuan kerja sama yang sesuai bagi kedua belah pihak sebelum dituangkan dalam kontrak kerja sama, invoice, atau faktur penjualan.