Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BCA hingga DANA Lapor Ribuan Rekening-Akun Terlibat Judol ke Komdigi
OJK Banking Forum 2026 di Menara Radius Prawiro Bank Indonesia (BI), Selasa (14/7/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Kemenkomdigi menerima laporan ribuan rekening dan akun terlibat judi online dari enam bank besar serta sejumlah platform e-wallet di Indonesia.
  • BCA melaporkan 7.317 rekening terlibat judol, disusul BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga, dan BSI; sementara DANA mencatat 2.954 akun terkait aktivitas serupa.
  • Indonesia Anti-Scam Center (IASC) telah memblokir 557.751 rekening terkait penipuan dan judol dengan total dana Rp500 miliar, serta mengembalikan Rp196,6 miliar ke korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mengungkapkan, bank-bank dan platform dompet digital atau e-wallet melaporkan ribuan rekening dan akun yang terlibat dalam aktivitas judi online (judol). Untuk bank, ada sebanyak enam entitas yang melaporkan ribuan rekening terlibat judol.

“Bapak-ibu ini tolong menjadi indikator untuk perbaikan. Kalau ada yang banknya tidak termasuk di sini, jangan juga kemudian merasa ‘wah sudah menang nih banknya nggak dipakai’. Karena tadi disampaikan bahwa modus berpindah-pindah dengan sangat cepat. Situs berpindah-pindah dengan sangat cepat,” kata Menteri Komdigi, Meutya Hafid dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

1. Daftar bank yang laporkan rekening terlibat judol terbanyak

ilustrasi judi online (IDN Times/Aditya Pratama)

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA melaporkan rekening terlibat judol paling banyak, yaitu 7.317 rekening. Kemudian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebanyak 6.440 rekening, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebanyak 6.181 rekening, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 4.849 rekening, PT Bank CIMB Niaga Tbk sebanyak 1.363 rekening, dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI sebanyak 681 rekening.

Selain enam bank itu, ada juga Bank Permata yang melaporkan 473 rekening, Bank Danamon 441 rekening, Bank Jago 354 rekening, SeaBank Indonesia 266 rekening, Maybank Indonesia 237 rekening, Panin Bank 130 rekening, Jenius 80 rekening, Bank Mega 60 rekening, Bank Sinarmas 58 rekening, OCBC NISP 50 rekening, Bank Neo Commerce 37 rekening, AlloBank 14 rekening, Bank SMBC Indonesia melaporkan sembilan rekening, BJB delapan rekening, BLU by BCA Digital empat rekening.

Sementara Hana Bank dua rekening. Kemudian, Bank Aladin Syariah, Bank Aceh, Bank DKI, DBS Indonesia, SuperBank, Bank Raya, UOB, dan Bank Jago Syariah melaporkan satu rekening.

2. DANA laporkan akun terlibat judol terbanyak

ilustrasi judi online (IDN Times/Aditya Pratama)

DANA menjadi platform e-wallet yang melaporkan akun terlibat judol terbanyak ke Kemenkomdigi, yakni 2.954 akun.

Di posisi kedua ada LinkAja sebanyak 1.862 akun, OVO 1.097 akun, dan GoPay 942 akun. Ada juga ShopeePay yang melaporkan 80 akun, Sakuku 57 akun, serta Doku dua akun.

3. Lebih dari 500 ribu akun terlibat penipuan dan judol diblokir IASC

Ilustrasi Hacker (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain itu, berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC), ada sebanyak 557.751 rekening yang telah diblokir karena terlibat penipuan (scam) dan judol.

Adapun total dana yang diblokir oleh IASC mencapai Rp500 miliar. Dana yang telah dikembalikan ke masyarakat korban penipuan (scam) sebesar Rp196,6 miliar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article