Harga kebutuhan makin naik, mulai dari BBM, tiket perjalanan, sampai biaya makan harian yang terasa cepat menguras dompet. Saat kondisi seperti ini, utang konsumtif sering hadir sebagai jalan pintas yang terlihat aman karena cicilannya terasa ringan. Padahal, banyak pengeluaran kecil yang terlihat biasa justru diam-diam membuat kondisi keuangan makin sesak beberapa bulan kemudian.
Masalahnya, bentuk utang seperti ini sering dianggap wajar karena sudah terlalu sering terlihat di media sosial maupun lingkungan sekitar. Sebelum kebiasaan tersebut terasa sulit dihentikan, coba pahami beberapa bentuk utang konsumtif yang sering dianggap sepele berikut ini. Apa saja?
