Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BNI Tebar Dividen Rp13 Triliun, Investor Merapat!

BNI Tebar Dividen Rp13 Triliun, Investor Merapat!
Kantor pusat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (dok. BNI)
Intinya Sih
  • BNI menetapkan dividen tunai Rp13,03 triliun untuk tahun buku 2025, sedikit turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp13,95 triliun.
  • Pembagian dividen setara 65 persen laba bersih Rp20,04 triliun, sementara 35 persen atau sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan.
  • RUPST juga menyetujui rencana buyback saham senilai maksimal Rp905,48 miliar guna menjaga stabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin, (9/3/2026).

Angka tersebut menurun tipis dibandingkan tahun buku 2024, di mana perseroan menetapkan dividen tunai Rp13,95 triliun.

1. Setara 65 persen laba bersih BNI

tagline bank BNI
tagline bank BNI (bni.co.id)

Dividen tersebut setara 65 persen dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,04 triliun.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan keputusan tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk tetap memberikan nilai optimal kepada pemegang saham sekaligus menjaga fundamental perusahaan melalui penguatan struktur permodalan.

“Sejumlah keputusan strategis yang disepakati dalam RUPST ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan Perseroan ke depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

2. Sisa laba ditetapkan sebagai saldo laba ditahan

DSC08097.jpg
Gedung BNI (dok. BNI)

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui alokasi 35 persen laba bersih atau sekitar Rp7,01 triliun sebagai saldo laba ditahan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis serta memperkuat kapasitas permodalan BNI di tengah dinamika industri perbankan.

3. BNI buyback saham Rp905 miliar

Lanskap gedung BNI. (Dok. BNI)
Lanskap gedung BNI. (Dok. BNI)

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai transaksi maksimal Rp905,48 miliar, termasuk biaya transaksi.

Buyback akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku di pasar modal.

Share
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More