Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perkuat Budaya Integritas, BNI Terapkan Zero Tolerance terhadap Fraud
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Arief Rahmat)
  • BNI menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap fraud dan korupsi sebagai bagian dari penguatan tata kelola serta perlindungan kepercayaan publik.
  • Perseroan memperkuat sistem pengendalian internal, pengawasan, dan deteksi dini berbasis teknologi untuk mencegah potensi penyimpangan secara menyeluruh.
  • Dalam semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI berkomitmen menjaga integritas pegawai dan kepercayaan nasabah demi keberlanjutan fungsi intermediasi yang sehat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BNI menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan korupsi sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan serta perlindungan terhadap nasabah dan kepercayaan publik.
  • Who?
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjaga integritas dan tata kelola yang bersih.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Jakarta dalam konteks penguatan tata kelola di lingkungan badan usaha milik negara di bawah koordinasi Danantara.
  • When?
    Kebijakan ini ditegaskan menjelang peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI yang akan berlangsung pada 5 Juli 2026.
  • Why?
    Kebijakan diterapkan untuk mencegah kerugian bagi perusahaan dan nasabah, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan nasional.
  • How?
    BNI memperkuat sistem pengendalian internal, mekanisme pengawasan, deteksi dini berbasis teknologi, serta melaporkan temuan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan berlaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan korupsi sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan serta perlindungan terhadap nasabah dan kepercayaan publik.

Komitmen tersebut sejalan dengan penguatan tata kelola di lingkungan badan usaha milik negara di bawah koordinasi Danantara. BNI menjalankan penanganan fraud secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, deteksi dini, investigasi, hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

1. Tata kelola dan integritas merupakan fondasi utama BNI

Ilustrasi korupsi. (IDN Times/Sukma Shakti)

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tata kelola dan integritas merupakan fondasi utama yang dijaga perseroan selama delapan dekade.

“Selama delapan dekade, BNI dibangun di atas fondasi kepercayaan. Karena itu, penguatan tata kelola dan budaya integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari jati diri perseroan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, BNI tidak memberikan toleransi terhadap fraud maupun korupsi karena tindakan tersebut berpotensi merugikan perusahaan dan nasabah, sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

2. BNI terus melakukan segala upaya pencegahan fraud dan korupsi

ilustrasi tindak tegas fraud (freepik.com)

Untuk memperkuat pencegahan, BNI terus menyempurnakan sistem pengendalian internal, mekanisme pengawasan, serta proses bisnis yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian. Perseroan juga meningkatkan kemampuan deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan secara lebih cepat.

“Melalui semangat Swadharma Bhakti Nagara, kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud maupun korupsi,” kata Okki.

3. Komitmen BNI menjaga kepercayaan nasabah

ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)

Swadharma Bhakti Nagara menjadi tema peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI pada 5 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara. BNI menilai efektivitas pencegahan fraud tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada integritas pegawai serta konsistensi penerapan budaya kepatuhan di seluruh tingkatan organisasi.

Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan budaya integritas, BNI berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian nasional. (WEB)

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article