Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gelar RUPSLB September 2026, Dirut BTN: Bakal Ada Perubahan Pengurus
Menara BTN. (dok. BTN)
  • BTN akan menggelar RUPSLB pada 4 September 2026 dengan agenda utama perubahan pengurus, seperti disampaikan Direktur Utama Nixon LP Napitupulu.
  • Nixon menyebut struktur kepemimpinan yang akan diubah masih menunggu keputusan pemegang saham, termasuk BP BUMN dan Danantara Indonesia.
  • BTN juga tengah membahas aksi korporasi bersama SMF berupa sekuritisasi senilai Rp300–400 miliar serta rencana penerbitan obligasi untuk pembiayaan sektor perumahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu membeberkan salah satu mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 4 September 2026 mendatang.

Salah satu mata acaranya ialah perubahan pengurus perseroan. Keterangan ini belum dicantumkan dalam Pengumuman RUPSLB BTN yang diterbitkan perusahaan di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Agendanya sementara kalau dari Danantara perubahan susulan pengurus,” kata Nixon dalam konferensi pers di Menara BTN 2, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2026).

1. Belum mengetahui struktur kepimpinan yang akan diubah

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Nixon mengatakan, pihaknya belum mengetahui struktur kepemimpinan yang akan diubah oleh pemegang saham, dalam hal ini Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara Indonesia.

“Kita masih menunggu dari mereka apa pengurus yang akan diubah,” tutur Nixon.

2. Bakal ada aksi korporasi

Seorang satpam mengarahkan nasabah pada layanan digital di gerai BTN Digital Store KCP Karangayu Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Nixon mengatakan, pihaknya juga tengah membahas aksi korporasi terkait kerja sama yang PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF. Pertama ialah soal wacana sekuritisasi.

“Satu, kemungkinan sekuritisasi kurang lebih Rp300 miliar, Rp400 miliar, enggak banyak jadi,” kata Nixon.

Kedua, soal penerbitan surat utang (bonds) khusus untuk pembiayaan sektor perumahan.

“Yang kedua, mereka juga sedang bicara dengan kami kemungkinan model kita nerbitin bonds yang beli dia, yang terkait perumahan. Itu sedang kita bahas, tapi saya mintanya bonds-nya tier 2 capital. Itu kalau jadi kita akan lakukan di semester ke-II,” ujar Nixon.

3. Susunan Komisaris dan Direksi BTN saat ini

Konferensi pers paparan kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Kamis (16/7/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Suryo Utomo

  • Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan

  • Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh

  • Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

  • Komisaris Independen: Ida Nuryati

  • Komisaris: Fahri Hamzah

  • Komisaris: Didyk Choiroel.

Direksi

  • Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu

  • Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo

  • Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo

  • Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar

  • Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra

  • Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo

  • Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa

  • Direktur Commercial Banking: Hermita

  • Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan

  • Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti

  • Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

  • Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho.

Curated For You

Editorial Team

Related Article