Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

S&P Global Pertahankan Peringkat RI, Bos Danantara: Alhamdulillah

S&P Global Pertahankan Peringkat RI, Bos Danantara: Alhamdulillah
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya Sih
  • S&P Global mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB jangka panjang dan A-2 jangka pendek, disambut positif oleh Pandu Sjahrir sebagai sinyal kepercayaan terhadap ekonomi nasional.
  • Danantara Investment Management mendapat peringkat BBB/A-2 dari S&P Global dan Baa2 dengan outlook negatif dari Moody’s, menandai pengakuan pertama bagi holding investasi tersebut.
  • Hans Kwee menilai outlook negatif Moody’s lebih terkait faktor tata kelola, arah kebijakan pemerintah, serta strategi investasi Danantara, bukan karena melemahnya kemampuan finansial perusahaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times -  Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir merespons keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek.

Menurut Pandu, keputusan S&P Global adalah hal yang baik dan patut disyukuri.

“Ya menurut kami sih itu hal yang baik. Tapi tentu masih banyak yang harus kita tingkatkan memang,” kata Pandu di Jakarta, Kamis (17/7/2026).

1. Senang Danantara dan DSI dapat sorotan baik

IMG_1736.jpeg
Penandatanganan Perubahan Status PT Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi BUMN (Persero). (Instagram.com/rosanroeslani)

Dalam pengumumannya, S&P Global memang menyoroti Danantara Indonesia dan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.

Lembaga tersebut menilai Danantara sebagai program baru pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara, DSI dilihat sebagai upaya meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor, dengan catatan implementasinya harus berjalan dengan baik.

Menurut Pandu, sorotan itu menjadi modal awal yang baik untuk Indonesia bekerja.

“Alhamdulillah Danntara disebut dengan baik di sana, DSI juga disebut dengan baik di sana. ya tentu itu modal awal kerja yang baik,” tutur Pandu.

2. S&P Global dan Moody's Kasih Peringkat buat Danantara

WhatsApp Image 2025-06-30 at 11.30.02.jpeg
Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Sebelumnya, S&P Global dan Moody's untuk pertama kalinya memberikan peringkat kepada Danantara Investment Management (DIM) yang dipimpin Pandu.

Holding Investasi Danantara itu mengantongi peringkat kredit jangka panjang 'BBB' dan jangka pendek 'A-2' dengan outlook stabil dari S&P Global, serta peringkat ‘Baa2’ dengan outlook negatif oleh Moody's.

3. Outlook negatif harus diperhatikan

ilustrasi investasi saham (pexels.com/ RDNE Stock project)
ilustrasi investasi saham (pexels.com/ RDNE Stock project)

Praktisi pasar modal sekaligus Co-founder PasarDana, Hans Kwee mengatakan rating dari dua lembaga pemeringkat global tersebut masih berada dalam kategori investment grade, sehingga tidak serta merta mencerminkan memburuknya kondisi ekonomi Indonesia. Hans menilai, peringkat tersebut menunjukkan Moody's dan S&P Global tetap melihat DIM memiliki kapasitas dalam memenuhi kewajiban finansialnya.

Hans mengatakan outlook negatif yang diberikan Moody's lebih berkaitan dengan sejumlah faktor. Mulai dari konsistensi komunikasi kebijakan pemerintah, tata kelola BUMN, arah strategi investasi Danantara, serta pengelolaan APBN ke depan. Menurut Hans, persoalan utama yang disoroti bukanlah kemampuan finansial Danantara saat ini, melainkan faktor governance dan kepastian kebijakan.

“Moody's dan S&P melihat adanya keterkaitan yang sangat kuat antara Danantara dan pemerintah sehingga risiko yang melekat pada keduanya juga dipersepsikan serupa," kata Hans.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More