Valuasi saham gak selalu bergerak mengikuti besar kecilnya laba perusahaan. Harga sebuah saham juga dipengaruhi oleh cara pasar melihat prospek bisnis, risiko, kondisi ekonomi, serta berbagai faktor lain yang dapat mengubah persepsi investor. Karena itu, perusahaan dengan laba besar belum tentu memiliki valuasi yang terus naik apabila ekspektasi pasar terhadap masa depannya justru melemah.
Hal tersebut menunjukkan bahwa menilai saham gak cukup hanya dengan melihat laporan laba rugi. Investor perlu memahami berbagai faktor yang dapat membuat pasar bersedia membayar lebih mahal atau justru memberikan nilai lebih rendah terhadap sebuah perusahaan. Supaya gak salah membaca pergerakan valuasi saham, yuk pahami lima faktor penting berikut.
