IHSG Sepekan Koreksi, Kapitalisasi Pasar BEI Hilang Rp153 Triliun

- IHSG terkoreksi 1,43 persen pada 7–11 September 2026, ditutup di level 6.541,377 dari 6.636,475 pada pekan sebelumnya.
- Kapitalisasi pasar BEI turun 1,32 persen atau Rp153 triliun menjadi Rp11.446 triliun, seiring pelemahan indeks selama sepekan.
- Rata-rata volume, nilai, dan frekuensi transaksi harian menurun; investor asing membukukan jual bersih Rp690,19 miliar pada 11 September dan Rp71,415 triliun sepanjang tahun.
Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini mengalami koreksi lebih dari 1 persen. Seiring itu, kapitalisasi pasar saham menyusut.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, data perdagangan saham di BEI selama periode 7 hingga 11 September 2026 ditutup pada zona negatif.
"IHSG mengalami perubahan 1,43 persen sehingga ditutup pada level 6.541,377 dari posisi 6.636,475 pada pekan sebelumnya," kata dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (12/9/2026).
1. Kapitalisasi pasar susut lebih dari Rp100 triliun

Pengunjung berjalan didekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) Kapitalisasi pasar saham di BEI menyusut sejalan dengan melemahnya IHSG. Kapitalisasi pasar di BEI hilang Rp153 triliun dibanding pekan sebelumnya.
Tercatat kapitalisasi pasar BEI sepekan ini mencapai Rp11.446 triliun. Angka tersebut turun 1,32 persen dibanding pekan lalu sebesar Rp11.599 triliun.
2. Rata-rata volume transaksi harian turun paling tajam

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami koreksi paling tajam mencapai 26,34 persen menjadi 36,09 miliar lembar saham dari pekan sebelumnya sebanyak 48,99 miliar lembar saham.
Sementara rata-rata nilai transaksi harian anjlok 14,88 persen menjadi Rp16,36 triliun dari Rp19,22 triliun pada pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian susut 7,07 persen menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali transaksi pada pekan lalu.
3. Investor asing catat jual bersih sebesar Rp71,415 triliun

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Sementara itu, investor asing pada Jumat (11/9) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp690,19 miliar.
Sedangkan sepanjang tahun ini, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih mencapai Rp71,415 triliun. Angka inimeningkat dibanding pekan lalu sebesar Rp68,05 triliun.




















