Comscore Tracker

4 Perbedaan Utama Kredit dan Pembiayaan yang Perlu Diketahui

Meskipun mirip, keduanya berbeda ya

Jakarta, IDN Times – Kredit dan pembiayaan sekilas memiliki arti yang serupa padahal keduanya jauh berbeda, lho. Lantas apa saja perbedaan antara kredit dan pembiayaan?

Berikut beberapa perbedaan antara kredit dan pembiyaan yang perlu kamu ketahui seperti dikutip dari  Investree.

1. Perbedaan pengertian

4 Perbedaan Utama Kredit dan Pembiayaan yang Perlu Diketahuiilustrasi kartu kredit (pexels.com/Negative Space)

Berdasarkan Undang-Undang Perbankan, kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dan pihak lain, yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.

Sementara, melansir laman sikapiuangmu.ojk, pembiayaan merupakan dukungan pendanaan untuk kebutuhan atau pengadaan barang /aset / jasa tertentu yang mekanisme umumnya melibatkan tiga pihak, yaitu pihak pemberi pendanaan, pihak penyedia barang/ aset/ jasa tertentu, dan pihak yang memanfaatkan barang/ aset/ jasa tertentu.

Baca Juga: 3 Pengaruh Kartu Kredit dan Pay Later pada Kredit Skor Pribadi

2. Pihak yang terlibat

4 Perbedaan Utama Kredit dan Pembiayaan yang Perlu Diketahuiilustrasi layanan Bank Mandiri (IDN Times/Besse Fadhilah)

Pada dasanya, kredit hanya melibatkan dua pihak, yakni nasabah sebagai peminjam (debitur) dan lembaga keuangan, seperti bank sebagai pemberi pinjaman (kreditur).

Sedangkan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pembiayaan melibatkan tiga pihak, yaitu pemanfaat barang/ aset/ jasa yang disediakan (nasabah), pemberi dana (bank atau lembaga keuangan), dan penyedia barang/aset maupun jasa.

Meskipun pembiayaan melibatkan tiga pihak dalam prosesnya ada juga yang terdiri dari dua pihak saja. Umumnya terjadi pada jenis pembiayaan emas yang dilakukan di bank atau lembaga keuangan syariah.

3. Mekanisme

4 Perbedaan Utama Kredit dan Pembiayaan yang Perlu DiketahuiIlustrasi melakukan pinjaman (Pexels.com/Rodnae Productions)

Dalam kredit, mekanisme yang dijalankan, yaitu nasabah mengajukan permohonan pinjaman kepada penyedia dana dan akan dilakukan analisis kelayakan. Bila nasabah dianggap layak mendapatkan pinjaman maka kredit akan dicairkan. Analisis kelayakan dilakukan dengan mempertimbangkan risiko yang dimiliki nasabah.

Adapun, mekanisme dalam pembiayaan biasanya, yaitu nasabah mengajukan permohonan atas barang/aset/jasa yang dibutuhkan. Setelah itu, pihak pemberi dana akan membelinya dari vendor atau penyedia barang untuk dijual kembali kepada nasabah. Selanjutnya, nasabah akan membayarnya secara tunai maupun dicicil/kredit.

4. Penyedia dana

4 Perbedaan Utama Kredit dan Pembiayaan yang Perlu Diketahuiilustrasi pegadaian (https://www.pegadaian.co.id/)

Pihak penyedia dana dalam kredit biasanya adalah bank konvensional, BPR, serta Pegadaian.

Sedangkan, pembiayaan pada umumnya memperoleh dana dari bank-bank syariah, lembaga keuangan penyelenggara produk syariah, dan perusahaan pembiayaan.

Baca Juga: Tips Traveling Tanpa Overbudget, Semakin Mudah Tanpa Kartu Kredit

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya