Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi sukses (vecteezy.com/Titiwoot Weerawong)
Intinya sih...
  • Ekstraversi membantu dalam kesuksesan finansial karena membangun hubungan dan koneksi penting, serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi.
  • Keterbukaan terhadap ide baru dan pengalaman baru membantu menciptakan peluang cuan lebih besar dalam kehidupan finansial.
  • Sifat tekun, disiplin, dan bertanggung jawab sangat bermanfaat dalam mencapai target finansial jangka panjang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu mungkin sering bertanya-tanya kenapa ada orang yang terlihat selalu maju dalam urusan finansial, sementara kamu merasa masih jalan di tempat. Padahal, mereka bukan selalu berasal dari keluarga kaya atau punya modal besar sejak awal.

Penelitian justru menunjukkan kesuksesan finansial sering lahir dari kepribadian tertentu yang bisa dipelajari siapa pun. Kamu bahkan bisa mulai membangunnya ini tanpa harus menunggu kondisi finansialmu benar-benar stabil. Selama kamu konsisten, pola pikir ini bisa jadi pintu yang membuka peluang rezeki lebih besar dalam hidupmu.

1. Ekstraversi

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi diskusi (pexels.com/Ivan Samkov)

Orang yang punya kecenderungan lebih ekstrovert cenderung lebih mudah sukses secara finansial. Menurut ulasan yang meliput studi untuk Inc., Jeff Haden, kemampuan untuk terlibat dengan orang lain, membangun hubungan, dan menginspirasi orang di sekitar adalah modal penting dalam karier.

Kaytee Gillis, seorang LCSW dan BACS, juga menjelaskan bahwa ekstrovert mendapatkan energi dari interaksi sosial. Kelebihan ini bikin mereka lebih nyaman bertemu orang baru dan menciptakan koneksi penting.

Koneksi inilah yang sering menjadi jalur menuju peluang karier dan bisnis yang lebih besar. Bahkan, Truity Psychometrics menemukan ekstrovert lebih sering mengambil pekerjaan dengan gaji lebih tinggi seperti posisi kepemimpinan. Kamu gak harus berubah menjadi super ekstrovert, tapi meningkatkan kemampuan bersosialisasi bisa membantu membuka peluang serupa. Sedikit lebih aktif membangun relasi bisa jadi langkah awal untuk memperbaiki keuanganmu.

2. Openness

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi semangat bekerja (pexels.com/Mikhail Nilov)

Sifat openness atau keterbukaan menjadi keunggulan lain yang banyak dimiliki orang sukses. Menurut spesialis rehabilitasi psikososial Kendra Cherry, orang dengan tingkat openness tinggi biasanya lebih suka ide baru dan mudah menerima pengalaman baru dengan rasa penasaran. Mereka terbiasa melihat berbagai konsep dari sudut pandang berbeda sehingga lebih kreatif dalam mengambil keputusan.

Keterbukaan ini bikin mereka gak takut mencoba hal baru yang mungkin membawa potensi cuan lebih besar. Orang yang punya openness rendah cenderung menetap di zona nyaman, sehingga peluang baru sering terlewat begitu saja. Kalau kamu ingin memperbaiki kondisi finansial, kamu bisa mulai melatih diri untuk lebih terbuka pada pengalaman baru. Meski terasa agak menantang di awal, kebiasaan ini biasanya membawa manfaat jangka panjang.

3. Conscientiousness

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi serius bekerja (pexels.com/Thirdman)

Conscientiousness atau sifat tekun, disiplin, dan bertanggung jawab juga punya peran besar dalam kesuksesan finansial. Life coach Sherri Gordon menjelaskan kalau orang conscientious mampu mengatur diri dan fokus pada tujuan jangka panjang. Mereka terbiasa bekerja secara teratur dan gak gampang goyah oleh gangguan kecil. Sikap seperti ini membuat mereka lebih cepat mencapai target finansial.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology juga menemukan, orang conscientious lebih sukses baik secara objektif maupun subjektif. Kesuksesan objektif mencakup pendapatan dan kekayaan, sesuatu yang memang sangat dipengaruhi oleh ketekunan dan kedisiplinan. Ketika kamu konsisten menjalankan rencana keuanganmu, hasilnya biasanya jauh lebih stabil. Inilah alasan kenapa sifat conscientious sangat bermanfaat bagi siapa pun yang ingin kaya secara perlahan tapi pasti.

Sementara itu, kesuksesan subjektif berkaitan dengan bagaimana seseorang menilai makna dan kualitas hidupnya sehari-hari. Orang conscientious cenderung merasa lebih puas karena mereka mampu mencapai target pribadi yang mereka tetapkan sendiri. Mereka biasanya merasakan kontrol yang lebih besar atas hidupnya sehingga muncul rasa tenang dan percaya diri. Perasaan inilah yang membuat kesuksesan subjektif terasa sama berharganya dengan pencapaian finansial.

4. Narcissism

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi percaya diri (freepik.com/senivpetro)

Narcissism sering dianggap sifat negatif, tapi penelitian menunjukkan, tingkat narsisme tertentu bisa mendukung kesuksesan finansial, lho. Menurut Psychology Today, narsisme mencakup kebutuhan akan pengakuan dan keinginan menjadi pusat perhatian. Jeff Haden menambahkan, sifat ini tidak selalu buruk jika muncul dalam bentuk standar diri yang tinggi. Artinya, kamu selalu ingin memberikan yang terbaik dari dirimu.

Orang yang memiliki kecenderungan narsistik biasanya lebih fokus pada dirinya sendiri sehingga gak gampang terbebani oleh ekspektasi orang lain. Mereka juga lebih berani meminta yang mereka rasa pantas, termasuk dalam hal karier atau gaji.

Diana Kwon dari Scientific American melaporkan, sekitar 6 persen orang pernah mengalami gangguan kepribadian narsistik. Meski demikian, sebagian besar orang hanya memiliki kadar narsisme dalam tingkat ringan. Kalau kamu bisa mengelolanya dengan bijak, sifat ini justru bisa menjadi dorongan untuk berkembang.

5. Emotional stability

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi pria tersenyum (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Stabilitas emosi menjadi faktor penting yang membedakan orang sukses dengan mereka yang sering terhambat dalam keuangan. Psikolog klinis Arlin Cuncic menjelaskan, kebalikan dari stabil secara emosional adalah neuroticism, yang ditandai dengan kecemasan, emosi negatif, dan reaksi berlebihan terhadap situasi. Kondisi ini bisa membuatmu gampang impulsif dalam mengambil keputusan keuangan.

Ketika kamu stabil secara emosional, kamu lebih mampu mengendalikan dorongan belanja atau keinginan pindah kerja secara tiba-tiba. Jeff Haden juga menegaskan kalau reaksi negatif yang cepat dapat menghambat kesuksesan. Sebaliknya, ketenangan membuatmu lebih rasional melihat situasi sehingga keputusan finansialmu lebih terarah. Inilah alasan kenapa melatih pengelolaan emosi penting untuk mencapai kekayaan jangka panjang.

6. Internal locus of control

Mau Kaya Raya? Ini 6 Kepribadian yang Dimiliki Orang Sukses Finansial
ilustrasi tatapan mata tajam (pexels.com/Konstantin Mishchenko)

Internal locus of control berarti kamu merasa memiliki kendali atas hidupmu. Kendra Cherry menjelaskan bahwa orang dengan pola pikir ini percaya, pilihan dan tindakan mereka menentukan hasil akhir. Mereka gak menyalahkan keadaan luar dan lebih fokus pada apa yang bisa mereka perbaiki. Pola pikir ini sangat penting ketika kamu ingin bergerak maju dalam hidup.

Penulis Forbes, Chris Carosa, juga menekankan, internal locus of control adalah fondasi penting bagi para entrepreneur. Pengusaha selalu mengalami pasang surut, dan mereka butuh keyakinan bahwa keputusan mereka berpengaruh pada hasil. Ketika kamu mulai mengadopsi pola pikir ini, kamu cenderung lebih berani mengambil langkah baru. Kepribadian ini bisa membuka pintu menuju peluang finansial yang lebih nyata.

Kamu gak perlu memiliki semua sifat ini sejak lahir untuk menjadi orang yang sukses secara finansial. Menurut Jeff Haden, kepribadian ini bisa dipelajari dan dibangun pelan-pelan melalui perilaku sehari-hari.

Kamu bisa mulai dari satu kepribadian atau perilaku dulu, lalu berkembang ke lainnya. Tak ada kata terlambat untuk memperbaiki pola pikir. Selama kamu konsisten, pintu menuju kekayaan bisa terbuka lebih lebar dari yang kamu bayangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

APSyFI Ungkap 5 Perusahaan Tekstil Bangkrut, Ini Daftarnya

30 Nov 2025, 20:10 WIBBusiness