Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Prinsip yang Perlu Ditanamkan Agar Mapan Sebelum Usia 30

5 Prinsip yang Perlu Ditanamkan Agar Mapan Sebelum Usia 30
pexels.com/@pixabay
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya menanamkan lima prinsip finansial agar bisa mencapai kemapanan sebelum usia 30 tahun, termasuk memiliki lebih dari satu sumber penghasilan.
  • Ditekankan perlunya hidup sederhana, fokus pada peningkatan pendapatan, serta menghindari gaya hidup konsumtif demi kestabilan keuangan jangka panjang.
  • Selain investasi finansial, pembaca diajak berinvestasi pada diri sendiri dan rutin bersedekah agar kemapanan disertai keberkahan serta perkembangan pribadi yang seimbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada banyak hal baik ketika kamu bisa mencapai kemapanan secepat mungkin. Bisa lebih mantap saat akan memutuskan untuk menikah, karena telah siap dari segi finansial. Selain itu, bisa segera membahagiakan orangtua atau mereka yang kamu kasihi.

Apabila kamu ingin meraih mapan sebelum usia 30 tahun, ada beberapa prinsip yang perlu kamu tanamkan. Apa saja?

Table of Content

1. Miliki penghasilan lebih dari satu

1. Miliki penghasilan lebih dari satu

unsplash.com/@austindistel
unsplash.com/@austindistel

Kalau memang saat ini kamu telah nyaman bekerja di perusahaan yang sekarang, tak mengapa. Hanya saja, untuk mencapai kemapanan finansial, jangan mengandalkan hanya dari satu sumber penghasilan.

Cobalah cari sumber penghasilan yang bisa kamu lakukan tanpa harus mengganggu waktu kerja kamu. Misalnya dengan melakukan investasi, mengelola blog, dan sebagainya yang bisa memberikanmu penghasilan tambahan.

Dengan begitu, sewaktu ada hal tak terduga terjadi, kondisi keuanganmu akan tetap aman. Tak hanya bergantung pada pekerjaanmu saja.

2. Tidak membeli barang dengan tujuan pamer

pexels.com/@arina-krasnikova
pexels.com/@arina-krasnikova

Tanamkan dalam diri kamu, bahwa lebih baik hidup sederhana tapi penghasilan besar, dibanding gaya hidup setinggi langit, tapi keuangan pas-pasan. Yang terakhir ini bisa jadi sumber berbagai keruwetan hidup. Akibat lebih besar pengeluaran, daripada pemasukan.

Kalaupun memang kamu suka dengan barang-barang mewah, pastikan dulu besar penghasilanmu memang telah membuatmu mampu untuk beli berbagai barang kesukaanmu, tanpa berutang.

3. Fokus pada penghasilan, bukan gaya hidup

Ilustrasi orang menghitung uang. (Pexels.com/tima miroshnichenko)
Ilustrasi orang menghitung uang. (Pexels.com/tima miroshnichenko)

Mumpung masih muda, abaikan saja dulu gaya-gayaan. Tak mengapa saat ini kamu dibilang ‘kudet’ karena gayamu gak mengikuti tren teman-teman seusiamu atau rekan sekantormu.

Fokuskan saja pada memperbanyak pundi-pundi penghasilan. Ketika ini konsisten kamu lakukan, akan tiba saatnya kamu bisa leluasa membeli apa pun yang teman-temanmu hanya bisa impikan.

4. Investasi diri juga penting

pexels.com/@bertellifotografia
pexels.com/@bertellifotografia

Investasi untuk memperbesar penghasilan itu penting, tapi jangan lupakan pentingnya investasi diri sendiri. Dengan semakin banyak ilmu yang kamu pelajari, maka peluangmu untuk bisa meraih kemapanan secepat mungkin akan lebih besar.

Apalagi jika kamu bisa belajar langsung dengan pakar dan praktisi yang sesuai dengan bidang yang kamu geluti. Jangan merasa sayang untuk mengeluarkan uang. Karena manfaat ilmu itu tak ternilai.

5. Rutin bersedekah

unsplash.com/@tomzzlee
unsplash.com/@tomzzlee

Percuma kaya raya tapi pelit. Artinya, harta yang diraih tak bawa keberkahan, karena bukan membuat kamu jadi lebih baik, malah jadi kikir.

Untuk mencegahnya, cobalah rutin bersedekah sejak saat ini. Sesuaikan dengan tingkat penghasilanmu. Jika saat ini masih sedikit, tak apa-apa. Setelah penghasilan meningkat, maka jumlah yang disedekahkan pun tingkatkan lagi.

Jika ini telah kamu biasakan, kamu jadi gak pelit saat Tuhan sudah berikan harta berlimpah. Karena ‘otot’ sedekahmu sudah terbentuk kuat.

Dengan menerapkan prinsip di atas, keinginanmu untuk bisa hidup mapan sebelum usia 30 tahun, semoga lekas tercapai!

FAQ seputar Prinsip yang Perlu Ditanamkan Agar Mapan Sebelum Usia 30

Apa arti hidup mapan sebelum usia 30 tahun?

Hidup mapan berarti memiliki kestabilan finansial, kebiasaan menabung, investasi yang berjalan, tujuan karier jelas, serta keseimbangan antara kebutuhan dan gaya hidup tanpa tekanan berlebihan.

Prinsip apa yang perlu ditanamkan untuk hidup mapan sebelum usia 30?

Beberapa prinsip penting termasuk membuat anggaran, menabung secara disiplin, investasi, menghindari utang konsumtif, serta membangun keterampilan dan mindset finansial yang sehat.

Kenapa menabung sejak dini penting?

Menabung sejak dini memberi waktu lebih panjang bagi dana untuk bertumbuh, mengurangi stres finansial, dan memberi ruang lebih besar untuk investasi jangka panjang seperti dana pensiun atau kebutuhan besar di masa depan.

Apakah investasi membantu mencapai kehidupan mapan?

Ya, investasi memungkinkan modalmu berkembang lebih cepat dibanding sekadar menabung, sekaligus membantu kamu mempersiapkan masa depan dengan lebih terencana dan aman dari inflasi.

Bagaimana cara menghindari utang konsumtif agar bisa mapan?

Hindari menggunakan kredit untuk barang tidak perlu, fokus pada kebutuhan penting, dan selalu bandingkan antara kebutuhan vs keinginan sebelum memutuskan berutang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
L A L A .
EditorL A L A .
Follow Us

Latest in Business

See More